Patung Sumekar “Nungging”, Begini Respon Jakfar Kadis Cipta Karya Bikin Baper

0
177

Sumenep (Maduraexpose.com)– Sejak kemarin sore warganet dibikin heboh dengan beredarnya gambar patung Sumekar yang berbentuk kuda terbang keemasan yang hampir nyungsep diatas menara tugu Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Momen itu diabadikan dalam bentuk foto dan video yang kemudian dibagikan ke media sosial.

Ragam komentarpun bermunculan dan bahkan ada yang menyindir supaya diganti saja dengan patung Soekarno.

Terkait rusaknya patung kuda terbang dengan warna kuning keemasan itu, banyak yang berharap agar menjadi pelajaran bagi dinas terkait.

Sementara Kepala Dinas (Kadis) Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep Ir. Mohammad Jakfar, MM dalam responnya via WhatsApp mengaku pasrah dan ikhlas terhadap pihak yang memberikan kritik dan mungkin cacian yang dialamatkan ke pihak instansinya maupun secara personal.

“Yang membuat bukan (patung sumekar,red.) itu bukan saya Mas, karena rusak dan kondisinya begitu. Ya harus diperbaiki,” demikian Mohammad Jakfar, MM kepada Maduraexpose.com.

Mantan Kepala Dinas Kelauatan dan Perikanan era Bupati Busyro inipun seperti hendak menyindir Kadis Cipta Karya sebelumnya yang paling bertanggung jawab atas pembuatan patung kuda Sumekar atau kuda terbang keemasan yang selama ini dijadikan lambang Kabupaten Sumenep.

“Yah takdir saya jadi bagian perbaikan-perbaikan dan kadang kena caci. Tidak apa-apa, BISMILLAH MELAYANI adalah tugas kami,” tutup Jakfar melalui pesan WA pribadinya.

Diberitakan sebelumnya, patung Sumekar yang terletak di tugu kota atau jantung kota Sumenep nyaris jatuh hingga posisinya seperti menungging. Peristiwa itu terjadi karena diduga hantaman angin kencang dan hujam ekstrem yang mengguyur selama berjam-jam diwilayah kota keris tersebut. (Ferry Arbania)

HotNews:  Media Center Raudlatul Iman Lakukan Rapat Konsolidasi