Puluhan bunga hias dalam pot disepanjang jalan nambakor ini dirusak orang tak dikenal (Foto:Dok.MaduraExpose.com)

Sumenep, MaduraExpose.com- Sehari setelah ditahannya Mohammad Sadik, Kasih Pertamanan, Kantor Kebersihan dan pertamanan (KKP) Sumenep oleh Tim Penyidik Polres Sumenep, puluhan pot bunga lengkap dengan tanaman bunga segar mahal yang berjejer disepanjang pintu gerbang Kota Sumenep, tepatnya di Jalan Raya Nambakor, dirusak orang tak dikenal pada Jum’at Malam 3 Juli 2015.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Didik Setya Budi yang kebetulan melintas di jalan tersebut mengaku nyaris tidak percaya, jika bunga dalam pot ukuran besar, yang selama ini menghiasi pintu gerbang Kota Sumenep itu dirusak orang tak dikenal.

“Saya tidak tau siap yang merusaknya. Awalnya saya tidak percaya dan setelah saya hampiri ternyata ada puluhan pot bunga yang dirusak orang tak dikenal”, ungkapnya kepada MaduraExpose.com, Minggu (5/7/2015).

Sehari sebelumnya, Mohammad Sadik, Kasi Pertamanan Kantor Kebersihan dan Pertamanan (KKP), Sumenep tahan Tim penyidik Polres karena ditengarai membuat laporan fiktif pengerjaan penimbunan tempat pembuangan ahir (TPA) di Dusun Tanunggul, Desa Batuan, Kecamatan Batuan, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Penahanan tersangka, seperti diungkap oleh Kasubag Humas Polres setempat, sudah memenuhi dua alat bukti dan berita acara pemeriksaan (BAP) nya juga sudah dinyatakan lengkap. Akibat perbuatan tersangka, negara dirugikan Rp 186.075.000.

(Fer)