Pasca Bupati Busyro Karim, GPRS Tawarkan Solusi Tokoh Kepulauan

Terbit: 20 Juni 2018 | 00:24 WIB

Sumenep (Madura Expose) –Gerakan Peduli Reformasi Sumenep (GPRS) mengapresiasi dukungan Bupati Sumenep A. Busyro Karim terkait keinginan masyarakat kepulauan yang selama ini menggaungkan adanya pemekaran.

Meski hal tersebut sangat memberatkan sejumlah kalangan di daratan, yang menginginkan Kepulauan dan daratan tetap utuh dalam satu kabupaten.

“Namun terlepas dari adanya pro kontra pemekaran Kabupaten Sumenep, kami berharap ada solusi alternatif untuk menjembatani kepincangan di berbagai sektor antara kepulauan dan daratan. Karena persoalan kepulauan tak hanya masalah infrastruktur jalan” ungkap HM.Husni,Sekjen GPRS Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu 20 Juni 2018.

Husni menilai, banyaknya potensi yang dimiliki Kepulauan Sumenep harus diimbangi dengan pemberdayaan disegala sektor,bahkan porsinya bisa melebihi daratan.

“Kepulauan punya banyak kekayaan alam yang melimpah. Sangat wajar kalau masyarakat kepulauan menginginkan peningkatan diberbagai sektor. Alternatif lain, tokoh kepulauan harus kita dukung menjadi pucuk pimpinan M1 ataupun di M2 pada Pilkada mendatang,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Tedy Muhtadi, salah satu fungsionaris Sumekar Network, yang menginginkan adanya kerjasama tokoh, agar tokoh kepulauan diberi peluang untuk memimpin Sumenep pada priode pasca pemerintahan Bupati Busyro Karim.

“Kita berharap banyak, pasca Bupati Buayro Karim, ada tokoh Kepulauan yang bisa kita dukung untuk maju secara serius mencalonkan Bupati ataupun Wabupnya. Siapa tahu dengan begitu, harapan masyarakat kepulauan akan lebih mudah terakomodir,” paparnya singkat.

(put/fer)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

    Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

    Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

    Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *