Pasar Ternak Tak Diminati,Dana Miliran Rupiah “Sia-Sia”

Terbit: 9 Maret 2019 | 08:13 WIB

Madura Expose. keberadaan pasar ternak terpadu di Desa Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tetap tidak diminati pedagang.

Akibatnya, pasar ternak terpadu yang dibangun melalui dana APBN sebesar Rp 2,3 miliar dan Rp 200 Juta dari dana APBD pada tahun 2014 lalu, mubazir.

Padahal Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep telah melakukan bujuk rayu kepada pedagang agar bisa menempati pasar yang dibangun menggunakan dana APBN itu. 

“Kami sudah melakukan upaya dengan cara melakukan pendekatan terhadap para pedagang. Termasuk para pedagang ternak dari luar kabupaten. Agar pasar kembali hidup,” kata Syaiful Bahri, Kepala Disperindag, Sumenep, Jum’at (8/3/2019)

Syaiful mengaku, selama ini melakukan berbagai upaya agar pasar hewan ternak terpadu itu bisa dimanfaatkan sebagai tempat transaksi pedagang. Namun, upaya tersebut rupanya gagal sehingga pasar tersebut tidak dioperasikan.

Saat ini sejumlah pedagang sapi melakukan transaksi di pasar Manok, sebelah utara makam pahlawan. 

“Padahal, semangat awal dibangunnya pasar ternak terpadu di Bluto itu untuk memindahkan pasar hewan di Bangkal. Tapi malah sekarang membuat pasar hewan yang lokasinya tidak jauh dari Pasar Bangkal,” terangnya.

Pasar hewan ternak terpadu dibangun pada 2014 dengan anggaran sebesar Rp 2,3 miliar dari APBN 2014. Pada tahun berikutnya, juga digelontorkan dana Rp 200 juta dari APBD Kabupaten. 

(din/mem)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *