Acara Orientama Kosgoro 57 Bojonegoro dimandegani Dewe Sang Srikandi Kosgoro 57 Bojonegoro, Diana Margianti, SE yang Caleg Bojonegoro Dapil 1 No 2 ini melibatkan sedikitnya 1.305 khusus kader Kosgoro 57, untuk Menangkan PG kembali di daerah tsb.

Surabaya,(Madura Expose)—
Belum lama ini sosok tokoh Golkar Jatim, mengekspresikan obsesi dan rasa keprihatinannya yang membuncah itu di kawasan Pantura, Bojonegoro dengan melibatkan ribuan kader Kosgoro 1957.

Adalah H. Yusuf Husni, sarjana farmasi alumnus Unair yang akrab dipanggil Cak Haji Ucup ini mengungkapkan gamblang kegelisahannya atas gejala nasib Partai Golkar di tahun Pileg & Pilpres 2019.

“Momentum Politik 2019, seharusnya dimenangkan oleh Partai Golkar yang dulu kondang disebut Golkar saja ini agar kejayaan nasib nan gemilang itu terengkuh kembali,” ungkap Cak Haji Ucup, sembari sebut PG Bojonegoro di Pileg 2014 merupakan Pemenang dengan raih 7 kursi Wakil Rakyat Terhormat di kota penghasil Tembakau dan Tambang Minyak yang melimpah.

Sang Ketua Kosgoro 1957 Jatim, Cak Haji Ucup, saat Memberi Wawasan dan Semangat Mencerdaskan Rakyat Bojonegoro dalam Kebebasan Pendidikan Politik Terbuka yang Seharusnya Buat Rakyat Pribumi Indonesia Umumnya.

Sang Ketua Kosgoro 1957 Jatim itu, sengaja memompa semangat kader PG Bojonegoro, khusus dari unsur Kosgoro 1957 ini termasuk salah satu dari tiga ormas andalan Pendiri Golkar bersama Soksi dan MKGR, yang hadir tercatat sekitar 1305 orang dari berbagai pelosok asal tlatahnya Joko Tingkir ini sebelum ‘dibotohi’ Sunan Kalijogo menjadi orang besar, digjayan dan berkuasa.
Cak Haji Ucup Sang Tokoh Golkar Jatim dan Ketua Kosgoro ’57 Jatim.

Cak Haji Ucup mantan anggota DPRD Jatim itu sempat bicara terbuka di depan peserta Orientama (Orientasi dan Tatap Muka) kader khusus Kosgoro 57 Bojonegoro ini dimandegani dewe oleh Caleg Diana Margianti, SE. Dapil 1 No. 2 yang masih anggota Dprd Bojonegoro juga sampai hari ini.

“Kita perlu dan penting, maaf melek politik lebih gamblang, bahwa Pileg ini dalam kaitan nasib kita selama 5 tahun ke depan adalah tidak main-main, lho.”

Dengan setiap sampean coblos di bilik suara itu, lanjut Cak Ucup, dan percaya kepada politisi Golkar kita ini berarti menyerahkan amanah supaya besarnya nilai kekuatan APBD Bojonegoro 2019 yang kini mencapai sekitar Rp. 3,7 Trilyun itu wajib dikelola dengan benar untuk perbaikan nasib sekaligus mencerdaskan kehidupan Rakyatnya.

HotNews:  Saatnya Membangun Desa Lalangon Bersama Millennial Ria Permata Putri

“Termasuk APBD 2019 Provinsi Jatim sebesar Rp 37 Trilyun dan di Pusat Pemerintahan APBN kita mencapai sebesar Rp 2.400 Trilyun lebih ini merupakan aset (kekayaan) kita yang secara politik, kita mempercayakan kepada para wakil rakyat yang terhormat ini agar berjalan sesuai janjinya dan harapan kita, jangan sampai dikorupsi lagi minimal, karena jika ada penyimpangan berarti itu bisa dianggap ‘khianati’ kita, dan secara sosial maupun politik akan dihukum Rakyat Indonesia, termasuk kita semua ini, dengan protes keras dan atau tidak dipilih lagi pada Pileg akan datang,” tandas Cak Haji Ucup yang juga tokoh PPM dan Ampi Jatim.

Menurutnya, selain urusan kekuatan keuangan yang tercermin pada APBD setiap tahun itu, sesungguhnya Rakyat secara delegasi (perwakilan) menyerahkan pula seluruh asetnya yang berupa tanah, air dan udara beserta segala isinya (pertambangan & hasil bumi, contoh) ini diamanahkan pula agar sebesar besarnya dikelola dan dibudidayakan untuk kemakmuran Rakyat.

“Jika ada yang salah atau nakal dan kong kali kong dengan pihak lain sehingga merugikan kita semua dalam jangka pendek atau panjang, itu mungkin Rakyat pun lengah mengawasi. Oleh sebab itu rajinlah membaca berita dan rajin pula berdialog dengan para wakil rakyat, lurah maupun bupati jika perlu.

Misalnya kita singgung, masih kata Cak Ucup, soal banjir di Bojonegoro ini kok seperti dibiarkan rutin datang sampai terkesan jadi kebiasaan yang tidak menyenangkan bagi penduduk Bojonegoro tertentu,” tutur Cak Haji Ucup yang juga maju Cawabup di kabupaten Mojokerto untuk supporting PG pula.

Hadir di acara Orientama Kosgoro 57 Bojonegoro, beberapa petinggi PG, seperti Haji Ridwan Hisjam mantan Ketua PG Jatim yang kini Waket Komisi 7 DPR RI, Satya Yudha Anggota Komisi 2 DPR RI, dan Fredy Purnomo Anggota Dprd Jatim.

HotNews:  Saatnya Membangun Desa Lalangon Bersama Millennial Ria Permata Putri

Tampak pula Ketua Dprd Bojonegoro dari PG bersama Waket Dprd dari Demokrat dan PAN yang masing-masing dapat 6 dan 5 kursi.

google.com, pub-3435894053090429, DIRECT, f08c47fec0942fa0

“Kami para tokoh Golkar Jatim ikut hadir di tengah keluarga besar Kosgoro 57 Bojonegoro itu selain silaturahim dan konsolidasi kader kami ini juga untuk semangati rasa tangguh dan militansinya kuat bagi seluruh kader serta simpatisan Golkar Bojonegoro agar menang lagi dengan meraih sebanyak 8-10 kursi.

[14/3 23.38] Masjhur Assaf SMSI Jatim: Acara Orientama Kosgoro 57 Bojonegoro dimandegani Dewe
Sang Srikandi Kosgoro 57 Bojonegoro, Diana Margianti, SE yang Caleg Bojonegoro Dapil 1 No 2 ini melibatkan sedikitnya 1.305 khusus kader Kosgoro 57, untuk Menangkan PG kembali di daerah tsb.
[14/3 23.58] Masjhur Assaf SMSI Jatim: *Suasana Spektakuler,*
Ribuan Kader Kosgoro ’57 Bojonegoro sekitar 1.305 orang itu sedang foto bersama dengan para tokoh Golkar & Kosgoro ’57 Jatim, di antaranya : H. Ridwan Hisjam, Satrya Yudha, H. Yusuf Husni (Cak Haji Ucup), Fredy Purnomo, Diana Margianti (Caleg Bojonegoro Dapil 1 No. 2 dari PG) dan beberapa tokoh Bojonegoro setempat.

“Ya, potensi setiap dapil 2 kursi ini patut dipacu dan direbut konkrit. Termasuk pula bagaimana Golkar kita ikut terlibat penanganan maupun tata pengelolaan dalam asas manfaat atas potensi minyak di Bojonegoro demi terentasnya nasib rakyat kita ini lebih cepat mencapai kesejahteraan umum faktual, cerdas, sehat, berakhlak mulya dan gemilang hidupnya rakyat kita terkhusus di kabupaten Bojonegoro, aamiin”, pungkas Cak Haji Ucup serius dan masgul betul, waktu itu.(M@@).