Para Pejabat Elit Cipta Karya di Periksa Penyidik Polres

0
586

Kasus dugaan penunjukan proyek sebanyak 14 paket dari awal menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan. Buntutnya, sejumlah pejabat penting di Kantor Dinas Cipta Karya Sumenep di periksa tim penyidik di ruang pidana korupsi (Pidkor) Polres setempat, Rabu.

Mereka yang di periksa antara lain para pejabat pembuat komitmen (PPKo) Dinas PU. Cipta Karya. Kasus ini mencuat ke permukaan setelah ada desakan dari front aksi mahasiswa sumenep (FAMS) yang mendatangi Polres Sumenep, selasa (16/9/2014 pagi. Mereka menuding Polres Sumenep terlibat dalam kasus 14 paket proyek Cipta Karya.

“Kami menduga pihak kepolisian ikut terlibat kasus 14 paket proyek Cipta Karya, karena Polres telah diberi jatah oleh CV,” ungkap Hazmi korlap aksi.

Dalam orasinya, mahasiswa juga menduing Kapolres AKBP Marjoko lepas tangan atas kasus tersebut. Dan versi Mahasiswa, mandegnya serangkaian kasus korupsi karena disinyalir adanya konsiparasi politik di kalangan pejabat negara.

KMS juga membeberkan mandegnya kasus tunjungan Fraksi DPRD Sumenep periode 1999-2004, dengan terlapor mantan Ketua DPRD Sumenep A. Busyro Karim.

Kasusnya lainnya yang belum tuntas,urai Mahasiswa, yakni dugaan kasus 14 paket proyek 2014 dengan terlapor dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang.

“Termasuk juga kasus penyimpangan bantuan raskin 2013 dan dugaan di mark-up nya data penerima bantuan pugar Desa Lapataman kecamatan Dungkek 2011-2013 dengan terlapor mantan Kades Lapataman Dungkek”,sesalnya.

(bbs/sin/lim/fer)