Panglima TNI (Purn) Gatot Nurmantyo menyempatkan diri menghadiri acara Sail Journalist pada peringatan Hari Pers Nasional 2016, di Perairan Laut Jawa, Madura-Jawa timur, Jumat (5/2).

Pelaksanaan peringatan yang diselenggarakan oleh dewan pers tersebut dilaksanakan dari Kamis (5/2) hingga Rabu (10/2), dimulai dari Pelabuhan Perak, Surabaya dan berakhir di Lombok, NTB yang rencananya dihadiri Presiden Joko Widodo.

Gatot mendarat di KRI Makassar menggunakan helikopter usai persiapan pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Konferensi Islam (KTT OKI) 2016 di Jakarta.

Gatot mengatakan, kedatangannya untuk mencurahkan keyakinannya kepada wartawan sebagai pemberi informasi demi kemajuan anak bangsa dan mencurahkan kekhawatirannya dalam ancaman perkembangan globalisasi. Sekaligus, mengkontrol KRI Makassar jelang pengamanan KTT OKI.

“Saya datang ke sini dalam rangka mencurahkan karena saya yakin, fakta bahwa wartawan yang setiap saat berperan dalam kondisi terkini mencari informasi, memberikan informasi mendidik, memberikan informasi yang tepat sehingga kemajuan bangsa, anak muda, kita semua dari wartawan,” ujar Gatot.

Menurutnya, pers mempunyai peran yang strategis dalam menentukan arah kemajuan bangsa.

“Bangsa ini mau dibawa kemana, ya pers,” katanya.

Jenderal TNI bintang empat ini menyebutkan, pers juga mempunyai peran yang strategis karena memberikan informasi, sedangkan masyarakat belum bisa melakukan cek and Ricek.

Untuk itu, pers diharap dapat mengawal kekhawatiran rakyat. Ia juga berpesan agar pers memberikan informasi faktual dan cerdas yang tidak menimbulkan efek negatif globalisasi kepada masyarakat.

“Jadi apa yang diterima dan itu membentuk opini. Untuk itu saya memohon kepada pers mari kita bersama-sama mencerdaskan bangsa, kemudian memberikan informasi yang tepat sehingga jangan sampai dipengaruhi lagi hal-hal yang negatif,” tandas Gatot.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

[akt/posM]