Pamit ke Masjid, Warga Sumenep dibunuh Secara Sadis

0
774
Ilustrasi Maduraexpose.com

Sumenep, Maduraexpose.com- Malam itu Abdurrahman (50) memberi tahu istrinya Maria (46) untuk beribadah di masjid tak jauh dari rumahnya di Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Tak seperti biasanya, pria lanjut usia ini pulang lebih lama dari biasanya. Maria mulai merasakan sesuatu yang tidak nyaman dalam perasaannya, semacam rasa cemas yang entah dalam hal apa.

Sekitar pukul delapan malam, dinding rumahnya yang sebagian besar terbuat dari bambu itu diketuk-ketuk orang dari luar. Rasa khawatir dan takut mulai menyelimuti hatinya, hingga dirinya tidak memiliki keberanian sedikitpun untuk membukakan pintu. Sementara sang suami tercinta yang beberapa jam sebelumnya pamit ke masjid belum juga pulang, hingga larut malam.

Hampir semalam suntuk Maria tidak bisa tidur karena menunggu suaminya belum juga kembali. Sementara dari menara masjid, kumandang adzan subuh mulai terdengar menambah suasana perempuan ini semakin tak menentu.

Usai melaksanakan shalat subuh dirumahnya, Maria bergegas mencari suaminya yang tak kunjung pulang. Tiba-tiba pandangannya tertuju pada sesuatu yang tergeletak di sebuah lahan kosong tak jauh dari pekarangan rumahnya.

Maria menjerit begitu sadar, bahwa yang tersungkur ditanah adalah Abdurrahman suaminya yang sangat ia cintai itu sudah tak bernyawa lagi. Ditubuhnya penuh dengan luka sayatan yang mengerikan dan luka robek sepanjang 8 cm dibagian kepala atas samping kanan korban. Innalillahi wainna ilaihi rojiun.

(Ferry Arbania)