Ilustrasi: Antara Foto

idSumenep, MaduraExpose.com- Kabar tentang seorang penyiar salah satu radio terkemuka di Sumenep yang dibekuk aparat kepolisian makin beredar luas.

“Saya mendapat telpon daria mantan penyiar radio kalau salah satu penyiar radio di Sumenep, tempat teman saya bekerja dulu ditangkap polisi saat pesta sabu-sabu malam minggu kemarin”, ujar FSL, warga Sumenep, Kepada MaduraExpose.com.

Menurut FSL, mantan karyawan radio itu menelponnya untuk mengabarkan adanya salah satu penyiar radio terkemuka di Sumenep yang tertangkap polisi saat melakukan pesta sabu-sabu.

Sementara Haqqul Musliminal, Kasat Narkoba Polres Sumenep dikonfirmasi melalui telpon genggamnya tak merespon meski terdengar nada sambung. Begitu juga dengan konfirmasi via SMS belum mendapat tanggapan.

Menyikapi kabar penangkapan yang beredar dikalangan wartawan tersebut, Direktur Pencegahan Penyalahgunaan Obat-obatan Terlarang (P2NOT) Zamrud Khan, SH meminta pihak Polres segera memberikan tanggapan terhadap media agar jelas apakah benar adanya informasi penangkapan salah satu oknum penyiar radio Sumenep yang tertangkap petugas saat pesta barang haram tersebut.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“Harusnya ada penjelasan dari pihak kepolisian. Karena informasi ini sudah meluas dikalangan wartawan dan sejumlah tokoh masyarakat di Sumenep. Saya yakin polisi akan bekerja profesional.Mungkin teman-teman kepolisian masih sibuk Mas. Dikonfirmasi lagi nggak apa-apa”a, terang Zamrud Khan, Direktur P2NOT Sumenep kepada MaduraExpose.com, Jum’at (12/9/2014).