Obral Carok didepan Umum, Nitizen Minta Ketua KPUD Mundur!!

0
790
A.Warits S.Sos, Ketua KPU Kab Sumenep

Sumenep, MaduraExpose.com- Gara-gara melontarkan kalimat tidak sedap bernada sindiran carok, A.Warits, Ketua KPU Kab Sumenep di bully di facebook oleh para pengguna media sosial (medsos).

Sejumlah nitizen mengaku sangat menyayangkan ucapan pedas ketua KPU yang tidak mampu mengontrol emosi saat berhadapan dengan para pengunjuk rasa ditengah audisensi berlangsung bersama sejumlah pihak terkait lainnya seperti Komisi I DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Bahkan pemilik akun bernama Taufik Hidayat menganggap A.Warits sudah tidak layak menjadi ketua KPUD.

“tak layak jd ketua KPUD, pahal glarx s.sos, seharus etika sosialx lebih baik…….saya kcewa sbagai orang hukum”, tulis Taufik Hidayat dilaman komentar facebook Sumenep Baru.

Komentar pedas lainnya dilancarkan oleh pengguna facebook lain dengan akun bernama Mohammad Holili Al Bushri.

“Sy minta segera mundur aja sblm jadi petaka, ini KPUD alih2 jadi penyelenggara malah potensial konflik…”, tandasnya.

Tak henti disitu, pengguna facebook dengan akun Didik Ratu lebih pedas menuliskan komentar hangat dengan nada mengingatkan ucapan ketua KPU Kab Sumenep.

“Ya bhasa itu semestinya tdk bolh keluar dri seorng ketua KPU…. Semoga aja dia segra sadr dg apa yg d ucapkn, jokowi seorng presiden tdk pernh melontarkn bhasa yg kurng baik, w lau d kritik dan d caci…. sebgai pejbt publik harus siap dg segla resikonya dan menghdpi dg penuh kesabrn tdk dg emosi….”, tulis Didik Ratu.

Sebelumnya diberitakan, jika A.Warits Ketua KPU Kab Sumenep tampak emosi dan penuh amarah saat melakukan tatap muka dengan sejumlah pengunjuk rasa. Entah disadari atau tidak, pria asal Kecamatan Gapura itu melontarkan ucapan yang mengarah kepada tantangan carok, dengan menggunakan bahasa Madura.

“Jhe’ senga acarok itu olle, saya acaroka (Coba carok itu dibolehkan, saya carok aja)”, gertak A.Warits dengan nada tinggi disaksikan ratusan orang, saat beraudiensi dengan pengunjuk rasa di Aula KPU Kab Sumenep, Madura, Jawa Timur.

(m2d/fer)