Nyai Eva kelain Hati, Zainal Abidin Geser Azasi

0
1227

Duet maut Azasi Hasan dan Dewi Khalifah alias Nyai Eva (Assifa) pada Pilkada 2010 lalu cukup mencengangkan dan nyaris merontokkan kekuatan politik A.Busyro Karim – Soengkono Sidik (Abussidik) yang kini terancam jalan sendiri-sendiri.

Sejumlah pengamat Pilkada memprediksi kekuatan inti pada perolehan suara maksimal dari pasangan Assifa tidak lepas dari kharisma Nyai Eva yang memiliki jam terbang yang cukup tinggi dikalangan Musimat NU Sumenep dan sentuhan power lainnya sebagai pengasuh Pondok Pesantren terkenal di Kota peraih Adipura tersebut.

Tak hanya Soengkono Sidik yang ‘menyingkir’ dari A. Busyro Karim sebagai pasangannya pada Pilkada 2010 silam. Nasib yang sama juga bakal dialami oleh Azasi Hasan sang mantan Kandidat, yang diam-diam ditinggal mantan ‘pasangannya’, yakni Nyai Eva yang dikabarkan lengket dengan Bacabup Zainal Abidin, mantan Bappeda Provinsi Jawa Timur.

‘”Nyai Eva itu ibarat magnet, selau memiliki pesona dan daya tarik luar biasa dikalangan masyarakat Sumenep. Itu wajar karena beliau memiliki jam terbang tinggi dan kapabilitasnya tak ada yang meragukan”, ujar Kang Nur , analis politik dari Sumekar Network, Kamis 25 Juni 2015.

Kang Nur menambahkan, duet tak terduga dari Zainal Abidin dan Dewi Khalifah pada Pilkada Sumenep 2015 akan melahirkan persaingan yang jauh lebih ‘mengerikan’ bagi rival-rivalnya, termasuk dari kandidat incumbent sekalipun.

“Ini mungkin oleh sebagian orang pendapat saya dianggap berlebihan atau mungkin ada mencurigai saya dibayar oleh Zainal Abidin. Tidak ada itu karena saya bicara pada analisa fluktuasi dilapangan”, imbuhnya.

Ia pun mengaku sangat menyenangi dinamika politik dewasa ini, karena beberapa calon bupati yang hendak maju, semisal Zainal Abidin dan Achmad Fauzi sama-sama memiliki jam terbang yang tinggi.

“Pak Zainal itu sudah kenyang di birokrasi, sementara Achmad Fauzi diusianya yang masih muda, jauh memiliki vitalitas dan pengalaman plus semangat membangunnya luar biasa. Tokoh-tokoh yang baru muncul ini akan mendewasakan pesta demokrasi kita”, imbuhnya.

Kendati demikian, Kang Nur mengingatkan, agar tokoh-tokoh baru yang mulai naik daun ini tidak mengentengkan kekuatan incumbent seperti halnya A.Busyro Karim dan  Soengkono Sidik yang juga akan maju sebagai Cabup pada Pilkada Sumenep 9 Desember 2015 mendatang.

Tunggu Liputan Khusus: Mahalnya Rekom DPP Parpol Pengusung