
[vc_row][vc_column][vc_column_text]MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP– Pilkada Sumenep tahun ini dinilai banyak kalangan penuh dengan gebrakan dan manuver yang sedikit berbeda dari sebelumnya. Kawan yang selama ini berjalang beririangan tetiba saja menjadi musuh yang sangat menakutkan.
Meski tak sama persis dengan gambaran diatas, setidaknya hal ini dirasakan oleh Dewi Khalifah alias Nyai Eva yang diduga tak mendapat rekomendasi dari partai Hanura. Hal ini menjadi kehebohan tersendiri karena beredar rekomendasi partai besutan Wiranto itu kepada figur lain.
Padahal stri dari Ketua MUI Sumenep itu merupakan Ketua dari DPC Hanura Sumenep. Namun partai yang dia besarkan selama ini justru pindah kelain hati dengan mengusung kandidat lain.
Kondisi inilah yang membuat petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) Sumenep mengunjungi kediaman Nyai Eva di Pesantren Terate, Pandian, Kota Sumenep beberapa waktu lalu.
Nyai Eva yang sampai saat ini masih menjabat sebagai Ketua DPC Hanura Sumenep mendapat rekomendasi sebagai pasangan calon dari PDIP yang mengusung Achmad Fauzi – Dewi Khalifah pada Pilkada Sumenep 9 Desember 2020.
“Kami meminta Nyai Eva tak usah kecewa dan kecil hati. Hemat kami, tak ada alasan bagi Nyai Eva untuk berkecil hati. Kadar ketokohan beliau melampaui dinamika rekomendasi itu. Kadar ketokohan beliau pun tak akan berkurang akibat dinamika tersebut,” demikian Sekretaris DPD PAN Sumenep, Hosaini Adhim pada Selasa, 21 Juli 2020 lalu.
Mantan anggota DPRD Sumenep ini menjelaskan, meski Nyai Eva tidak direkom oleh Partai Hanura, namun rekomendasi yang diberikan oleh DPP PDIP dan PAN sudah cukup kuat untuk menangkan Pilkada. Terlebih, ketokohan Nyai Eva, lanjut Hosaini, tidak akan terpengaruh oleh dinamika politik yang berkembang saat ini.
“Sekali lagi, kadar ketokohan Nyai Eva itu tak akan terpengaruh oleh dinamika ataupun rekomendasi dari Partai Hanura,” tandasnya. [Arbania]
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
