Jelang Ramadan, Novita Wijayanti Ajak Masyarakat Bijak Bermedia dan Perkuat Persatuan Bangsa

Terbit: 14 Februari 2026 | 19:54 WIB

MADURAEXPOSE.COM – Memasuki bulan suci Ramadan, dinamika informasi di ruang digital diprediksi akan semakin padat. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Novita Wijayanti, mengeluarkan seruan penting bagi seluruh lapisan masyarakat.

Beliau mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah keutuhan bangsa. Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus tetap menjadi fondasi utama dalam berinteraksi di dunia maya maupun nyata.

Mengawal Pesan Persatuan Presiden Prabowo Subianto

(Iklan AdSense Anda akan muncul otomatis di bawah sub-judul ini secara elegan!)

Seruan Novita ini sejatinya merupakan manifestasi dari pesan Presiden Prabowo Subianto. Presiden berulang kali menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen bangsa untuk menjaga kedaulatan NKRI.

“Kunci menjaga persatuan adalah literasi kebangsaan dan sikap dewasa dalam menyikapi perbedaan,” ujar Novita Wijayanti pada Selasa (10/2/2026).

Menurut kader militan Partai Gerindra tersebut, teknologi digital ibarat dua mata pisau. Di satu sisi memberikan kemudahan akses ilmu pengetahuan, namun di sisi lain menjadi lahan subur bagi penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.

Digitalisasi dan Tantangan Polarisasi Sosial

Ketua Umum Perempuan Indonesia Raya (PIRA) ini menegaskan bahwa pengamalan Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Mulai dari lingkup terkecil seperti keluarga dan lingkungan RT, hingga ke tingkat desa.

“Pancasila bukan sekadar hafalan. Nilai-nilainya harus hidup dalam gotong royong dan toleransi sehari-hari,” tegasnya.

Novita menjelaskan bahwa Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) adalah kompas utama. Tanpa pemahaman yang utuh, nilai kebangsaan akan mudah tergerus oleh kepentingan sempit yang merusak kohesi sosial.

Ramadan Sebagai Perekat Sosial

Menjelang Ramadan, Novita berharap ruang publik dipenuhi dengan narasi yang menyejukkan. Ia menilai konstitusi (UUD 1945) telah mengatur hak dan kewajiban warga negara dengan jelas untuk mengawal demokrasi secara bertanggung jawab.

“Bhinneka Tunggal Ika menjadi prinsip dasar yang menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia,” pungkas srikandi Gerindra ini dengan optimis.

Penulis Red./Editor: Ferry Arbania Madura Expose  

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Titip Lab di Mapolda Jatim

Terbit: 15 April 2026 | 14:41 WIB SUMENEP, MADURA EXPOSE– Keheningan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, mendadak pecah pada Senin sore (13/4). Seolah menjadi…

Konferensi Pers Temuan Kokain 27 Kg Batal Mendadak Kapolda Jatim Dipanggil Wakapolri

Terbit: 14 April 2026 | 15:00 WIB SUMENEP – Publik yang menanti rilis resmi terkait temuan fantastis 27,83 kilogram diduga kokain di Giligenting harus gigit jari. Agenda konferensi pers yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *