Nia Kurnia Fauzi: Jumlah Partisipasi PAUD Capai 90,91 Persen

Terbit: 20 Oktober 2021 | 04:58 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Sumenep (Maduraexpose.com)– Pendidikan memiliki peranan penting dan strategis dalam menyiapkan generasi penerus suatu negara, sehingga diharapkan para Bunda PAUD meningkatkan perannya dalam membentuk karakter para penerus perjuangan bangsa.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH mengatakan, penguatan pendidikan karakter sejak anak masih usia dini menjadi pilar utama pembentukan karakter manusia sebagai investasi penting untuk meneruskan pembangunan.

“Pendidikan karakter pada anak usia dini sebagai jiwa utama dengan memperhatikan keberagaman budaya Indonesia, merevitalisasi dan memperkuat potensi dan kompetensi ekosistem pendidikan,” jelas Bupati pada Pengukuhan dan Penguatan Pokja Bunda PAUD tahun 2021, di Sekretariat TP-PKK Kabupaten Sumenep, Selasa (19/10/2021)

Bupati mengharapkan Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan atau desa untuk melakukan revitalisasi peran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah masing-masing, dalam rangka mendorong keberhasilan pembentukan karakter generasi bangsa.

“Seluruh Bunda PAUD harus membantu dalam pengelolaan lembaga pendidikan anak usia dini agar dilakukan secara profesional dan terarah, sehingga keberadaan lembaga pendidikan itu bukan hanya semata untuk mendapatkan kucuran dana bantuan dari pemerintah,” tuturnya.

Untuk itulah, Bunda PAUD membagun sinergitas dan kekompakan bersama semua elemen dalam memajukan lembaga pendidikannya, seperti dukungan tokoh masyarakat, tenaga pendidik dan orang tua siswa.

“PAUD di Kabupaten Sumenep tidak bisa berkembang dengan baik apabila tidak ada dukungan semua pihak. Mudah-mudahan dengan pengukuhan dan penguatan Pokja PAUD ini, bisa memacu peningkatan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Sumenep,” tandasnya.

Sementara pengukuhan dan penguatan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD tingkat kecamatan, kelurahan dan desa tahun 2021 dilakukan oleh Bunda PAUD Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi.

Nia Kurnia Fauzi mengungkapkan, pihaknya menargetkan seluruh anak-anak mendapatkan akses pendidikan anak usia dini atau pendidikan pra SD melalui program wajib PAUD satu tahun pra SD di Kabupaten Sumenep.

“Kami bersyukur, karena hingga tahun 2020, jumlah partisipasi PAUD mencapai 90,91 persen. Artinya dari jumlah penduduk usia 5 sampai dengan 6 tahun yang berjumlah sekitar 30.057 orang, sekitar 27.324 orang telah mengikuti pendidikan anak usia dini,” pungkasnya. (sik/fer)[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *