Nenggak Tuak Sebelum Rapat, Aparat Desa Lombok Timur Tewas

Terbit: 16 Maret 2017 | 20:01 WIB

MADURAEXPOSE.COM– Tragis dialami seorang staf Desa Sambelia yang menjabat Kaur Trantib, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur (Lotim) berinisial MHS (47). Dia tewas setelah menenggak minuman tradisional jenis tuaK

Kasubag Humas Polres Lotim, AKP I Made Tista mengatakan, korban sebelum ke kantor diinformasikan menenggak tuak. Dalam kondisi di bawah pengaruh miras tradisional, korban langsung menuju Kantor Desa Sambelia untuk memenuhi undangan rapat. Namun, baru saja akan menghidupkan motornya, korban mengalami kejang-kejang.

“Istri korban mencoba menyelamatkan nyawa korban, namun karena tubuh korban mengalami kejang yang cukup serius, istri korban justru terpental,” ujar Made Tista.

Korban akhirnya jatuh terseungkur di samping sepeda motor dan sempat tertindih sepeda motor. Akibatnya korban mengalami luka robek di bagian dahi kirinya.

Istri korban dibantu warga melarikan korban ke Puskesmas Sambelia. Namun nyawa korban tak dapat tertolong. Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan.

“Saat korban dibawa menuju Puskesmas, nyawanya tak dapat tertolong lagi,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan medis, mengatakan korban mengalami luka yang cukup serius akibat benturan saat mengalami kejang. Tim medis menyimpulkan penyebab kematian korban berdasarkan visum pada luar tubuh korban. Saat hendak diotopsi untuk menyimpulkan penyebab kejang pada tubuh korban, keluarga menolak untuk diotopsi.

“Dari hasil visum bagian luar, korban mengalami luka robek. Namun penyebab korban kejang diduga kuat karena mengkonsumsi tuak. Hal tersebut berdasarkan keterangan saksi yang mengatakan korban telah mengkonsumsi tuak beberapa saat sebelum mengalami kejang,” bebernya.

Polisi telah melakukan pemasangan police line di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga mengamankan barang bukti tuak untuk diambil sampel dan pemeriksaan lebih lanjut.

(zr/kickNews)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *