MADURAEXPOSE.COM- Dibalik kebahagiaan para putra-putri pemuda bangsa Indonesia, dalam menyambut Hari Ulang Tahun Ripublik Indonesia ke 72, yang digelar dengan Pawai Akbar atau yang dikenal dengan Karnaval di Kabupaten Pamekasan,Madura Jawa Timur, Terdapat titian yang sangat mengharukan. Rabu (9/8/17).

Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan Peserta karnaval mulai dari tingkat SD sampai SMA sederajat di kabupaten Pamekasan, yang dimulai dari depan kantor Wakil Bupati Pamekasan dan finish di depan SMA 2 Asemmanis Pamekasan.

Dari ribuan penonton yang menyaksikan karnaval tersebut ada seorang pahlawan yang ingin menyaksikan kebahagiaan usai kemerdekaan yang ia perjuangkan dulu, pihaknyanya ingin menyaksikan senyuman dan kebahagian bagi para penerus perjuangan di Indonesia.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Sebut saja namanya Ibu Sulastri 82 Tahun, yang masih mempunyai tubuh tegar dan masih mampu mengais rezeki dengan hasil kerja kerasnya, berniat untuk menyaksikan puluhan peserta karnaval tersebut, namun perjuangan dari rumahnya dengan jalan kaki tidak membuahkan hasil, karna dipinggiran peserta karnaval dikerumuni oleh ribuan penonton.

“Nak engkok ateraghi ka adheg, engkok nyongngok ah ( Nak saya antarkan ke depan saya mau lihat )”. Ujarnya

Namun karena penonton yang lain tidak mau pindah dan memberi ruang untuk sang nenek tua tersebut, akhirnya ibu lastri memilih pergi dan pulang dengan wajah sedih karna apa yang di inginkan tidak tercapai dan terhalang oleh penonton yang masih sanggup berdiri kencang yang memagari acara tersebut.

(Luthfiadi/Arbania)