MADURA EXPOSE–Tiap kali turun hujan, genangan air didepa Labang Mesem, Museum Keraton Sumenep sudah dipastikan terjadi dan terus menggenang hingga berhari-hari meski turun hujan saban hari.

Saking kesalnya, pengendara yang melintas di depan Labang Mesem ini ada yang mengumpat karena nyaris tergelincir.

“Waduh, ini kok mirip water park ya. Kepala Dinas terkaitnya kemana kok aspalnya nggak dibetulin. Kalau memang nggak mau diperbaiki mending buat kolam ikan atau water park aja,” sindir seorang pengendara yang nyaris tergelincir genangan air.

Anehnya, pemandangan tidak sedap dan mengganggu keyamanan lingkungan ini tidak mendapat perhatian dari pihak-pihak terkait.

“Kalau untuk memperbaiki jalan beraspal didepan Labang Mesem ini tanggung jawab dinas apa ya Mas? Biar besok saya ambil gambar dan fotonya saya serahka ke kepala dinasnya,” sindirnya lagi seolah menyentil Kepala Dinas yang seolah-olah cuci tangan atas masalah tersebut.

Sementara Sufianto, Kepala Disbudparpora Sumenep, saat dikonfirmasi terkait siapa yang paling bertanggung  jawab melakukan perbaikan jalan umum yang berubah jadi kubangan air semirip kolam itu, pihaknya mengatakan bukan wilayahnya.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“Soal perbaikan itu bukan domain saya, kemungkinan itu wewenangnya bagian PU atau mungkin juga bagian KKP”, bantah Sufianto, Kepala Disbudparpora Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.  [hem/fer]