Hasan Aminuddin, mantan Bupati Probolinggo. (Foto: tarunamedia)

Jakarta – Partai Nasional Demokrat (NasDem) mendukung total langkah Hasan Aminuddin, Mantan Bupati Probolinggo dua periode dan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem untuk maju sebagai Gubernur Jawa Timur 2018. Hal ini disampaikan Andi Azwan, BBus, MBA., salah satu pengurus DPP Partai NasDem, saat temui, Rabu (31/08/2016) di Jakarta.

“Pada dasarnya Partai NasDem mendukung penuh Gus Hasan (red-Hasan Aminuddin) karena dia salah satu kader terbaik di Jatim, berpengalaman di eksekutif dan legeslatif,” ujar Andi yang juga Tenaga Ahli Fraksi Partai NasDem DPR RI.

Menurutnya, kalau Partai NasDem dalam mendukung kandidat tetap harus melalui survei yang diadakan Partai NasDem dan memenuhi kriteria yang dianggap mumpuni. Katanya, Gus Hasan terus kita dorong sambil kita lihat dukungan masyarakat Jawa Timur yang semakin luas.

Andi menjelaskan, untuk tim kampanye kami serahkan ke Gus Hasan untuk berkreasi dan tim kampanye dari Partai NasDem menunggu keputusan Bapak Surya Paloh Ketua Umum DPP Partai NasDem.

“Partai NasDem masih mengukur keadaan dan mendengar aspirasi masyarakat Jatim, sebab banyak elemen masyarakat Jatim meminta beliau untuk maju Pilgub Jatim 2018,” terangnya.

Andi yang juga keponakan politisi senior dan anggota DPD RI AM Fatwa ini menjelaskan, saat secara saporadis relawan Hasan Aminuddin sudah terbentuk tim relawan di daerah-daerah, khusunya tapal kuda, madura, mataraman, pandalungann dan kepulauan. Pihaknya juga yakin partai-partai di Jatim saat ini sedang menimbang-nimbang calon mereka dan membaca situasi di lapangan.

“Saya yakin Gus Hasan, masuk radar partai-partai lain di Jatim karena kapasitas dan kapabilitas beliau yang mumpuni,” jelasnya.

Kata Andi, untuk berkoalisi dengan partai-partai lain. Biarkanlah partai berproses untuk menetukan kandidatnya. Sementara peluang Gus Hasan cukup bagus dan sebagai politisi jelas beliau akan maju lewat jalur partai bukan independen.

“Banyak relawan Gus Hasan yang mengumpulkan KTP untuk dukungan maju lewat jalur perseorangan/independen. Tetapi dia sebagai kader partai tetap akan maju lewat jalur partai,” tegas Andi.

Sementara kata Andi, dalam persaingan Pilgub Jatim, pihak Gus Hasan tidak takut bersaing dengan siapapun. Baginya, semua pesaing adalah saudara yang bersama sama membangun Jatim lebih baik lagi ke depan.

“Bisa jadi nanti Gus Hasan berkoalisi dengan figur-figur yang ada, apa maju sebagai Cagub atau Wakil Gubernur. Dalam percaturan politik, semua kemungkinan bisa saja terjadi. Kita sambil ukur dulu baju kita sendiri sebelum melangkah,” katanya.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Percaturan politik Pilgub sudah muncul banyak nama, mulai Khofifah Indar Parawansa (Mensos), Saifullah Yusuf (Wagub Jatim), Abdul Halim Iskandar (Ketua DPRD Jatim), Suyoto (Bupati Bojonegoro) dan Tri Rismaharini (Walikota Surabaya). Selain itu ada nama Masfuk (Ketua DPW PAN Jatim/Mantan Bupati Lamongan), M. Mirdasy (Ketua DPW Partai Perindo Jatim), Achsanul Qosasi (Wakil Ketua BPK RI), MH. Said Abdullah (Anggota DPR RI Dapil XI), Busyro Karim (Bupati Sumenep), dan tokoh-tokoh lainnya yang mulai muncul. (*)