Mobil Calon Kades Karay Dicuri, Kapolsek Ganding: Belum Ada Laporan

Terbit: 13 Juli 2021 | 23:11 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)–Kasus pencurian mobil milik salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) Ketawang Karay dengan korban Abdul Haris menyita perhatian banyak kalangan karena dinilai berdampak pada sosiologi politik masyarakat bawah, termasuk masalah kamtibmas.

Hal ini juga mendapat perhatian serius dari mantan Aktivis PMII yang juga tokoh pemuda desa setempat, yakni Moh.Rusydi.

Dalam keterangan pers siang tadi, Moh Rusydi mendesak Polsek Ganding dan Polres Sumenep bisa mengejar pelaku sekaligus membongkar sindikat pencurian mobil yang sudah berani beraksi di Desa Karay, yang selama ini dikenal adem dan agamais.

“Sudah tiga hari kasus pencurian Mobil milik salah satu Calon kepala Desa Ketawang Karay Kecamatan Ganding ini raib di Gondol maling. Namun sampai sekarang belum ada tindakan atau titik terang keberadaan mobil tersebut. Ini sangat meresahkan masyarakat,” ujar Moh. Rusydi kepada media ini, Selasa 13 Juli 2021.

Disinggung soal desakan mantan Ketua PMII yang juga warag Desa Karay ini, Kapolsek Ganding, AKP Sahrwai,SH mengaku belum ada laporan resmi dari pihak korban yang mobilnya dicuri beberapa hari yang lalu.

“Sampai saat ini belum ada laporan,” ujar Kapolsek Ganding singkat kepada Maduraexpose.com, Selasa malam. [fer]

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *