
JAKARTA, MaduraExpose.com — Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengumumkan rencana kunjungannya ke Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, untuk memantau langsung penanganan wabah campak yang tengah terjadi. Langkah ini diambil sebagai respons cepat pemerintah pusat atas lonjakan kasus penyakit yang seharusnya bisa dicegah.
“Rencananya besok pagi saya ke Sumenep,” ujar BGS, sapaan akrabnya, di Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Menurut BGS, kasus campak dapat dicegah sepenuhnya melalui imunisasi rutin. Namun, pandemi COVID-19 yang mengganggu jadwal vaksinasi anak telah memicu kembalinya penyakit ini. Data Kemenkes menunjukkan, hingga minggu ke-32 tahun 2025, tercatat 1.944 kasus suspek campak di Sumenep, dengan 17 kasus kematian yang mayoritas menimpa balita.
Akselerasi Imunisasi Jadi Kunci
Untuk mengatasi krisis ini, BGS menegaskan Kemenkes akan meluncurkan program akselerasi imunisasi. Tujuannya adalah menutup celah perlindungan kesehatan anak yang timbul akibat gangguan saat pandemi. “Kita akan dorong imunisasi lebih baik lagi. Targetnya, tidak ada lagi anak-anak yang terkena campak, apalagi sampai mematikan,” tegasnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Sumenep bersama fasilitas layanan kesehatan telah memperketat pengawasan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Upaya ini mencakup Penyelidikan Epidemiologi (PE) untuk melacak sumber penularan dan mengidentifikasi kelompok berisiko tinggi.





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)