Mengejar Ayah Bayi Yang Dibuang Cewek 18 Tahun di Belakang Puskesmas Sumenep

Terbit: 13 Januari 2024 | 18:55 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)— Minggu 12 Februari 2023 menjadi catatan kelam di Kabupaten Sumenep telah terjadi peristiwa yang sangat memalukan dan tak patut ditiru oleh generasi muda.

Hari itu, dibelakang Puskesmas Batuan seorang pengunjung keluarga pasien yang mengaku bernama Ibu Titik dikejutkan dengan suara tangisan seperti bayi baru lahir.

“Awalnya saya dengar tangisan bayi di belakang (kamar mandi Puskesmas). Setelah saya lihat dan cari, ternyata itu tangisan bayi. Pertama ditemukan diletakkan di tanah tanpa selimut dan masih lengkap dengan tali pusar,” terang Titik, 54 tahun, salah seorang saksi mata kepada wartawan.

Bayi perempuan langsung diserahak Ibu Titik ke pihak Puskesmas Batuan Sumenep untuk mendapat perawatan.

Saat itu, dr. Saly Yuli Yarti, Kepala Puskesmas Batuan membenarkan adanya temuan bayi oleh warga.

“Kita berikan layanan medis. Bayinya berjenis kelamin perempuan. Kita rawat di inkubator,” kata

Bayi perempuan yang tega dibuang Ibu kandungnya itu memiliki berat badan 2 Kg, lingkar kepala 31 cm, dan panjang badan 45 cm. Saat ini bayi masih dirawat di Puskesmas Batuan.

Tak perlu waktu lama Polisi berhasil mengungkap pelaku yang tega membuang bayi tak berdosa tersebut.

Petugas saat itu curiga terhadap seorang wanita berusia 18 tahun yang mengaku terus sakit perut. Wanita berinisial F ini lantas diperiksa di ruang khusus puskesmas. Benar saja, di bagian rok wanita ini masih ditemukan bekas darah.

Menguatkan hasil penyelidikan kepolisian, berdasarkan informasi lain, pengungkapan sosok ibu dari bayi yang ditemukan dihalaman belakang Puskesmas Batuan itu ternyata terekam dalam CCTV.

Bayi yang dibuang mendapatkan perawatan di inkubator Puskesmas Batuan. (Foto: Didik)

Dari rekaman kamera pengintai inilah, akhirnya diketahui siapa Ibu dari bayi malang tersebut.

Teka-teki pembuang bayipun terjawab dari rekaman CCTV itu. Pembuang bayi merupakan cewek berusia 18 tahun.

“Anggota Polsek Sumenep Kota dan anggota Reskrim dan Resmob Polres Sumenep kemudian melakukan koordinasi dengan petugas medis Puskesmas Batuan untuk melakukan pemeriksaan terhadap perempuan yang dicurigai,” demikian dijelaskan Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti saat itu, Minggu 12 Februari 2023.

Cewek 18 tahun yang dicurigai itu akhirnya dilakukan pemerikasaan medis melalui petugas Puskesmas Batuan.
“Saat diperiksa itu, didapati masih adanya darah di bagian baju belakang, kemudian didapati ari-ari. Petugas Puskesmas pun kemudian melakukan tindakan medis pada perempuan ini,” imbuh AKP Widiarti.

Polisi juga mengungkap jika cewek berusia 18 tahun merupakan warga Perumahan Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

“Kami masih mengembangkan penyelidikan kasus ini, termasuk apa motifnya sehingga tega membuang bayinya, kemudian siapa laki-laki ayah bayi ini,” terang Widiarti.

Informasi terbaru terkait siapa laki-laki yang menjadi ayah dari bayi yang dibuang dibelakang Puskesmas Batuan itu masih belum diketahui publik.

Media ini berusaha melakukan konfirmasi ke Bagian Humas Polres Sumenep, Sabtu 13 Januari 2023. “Belum membuahkan hasil”. [*]
Sumber: — Editor: Ferry Arbania

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *