Menang Tipis dipilkada 2010, Abussidik Terancam Bubar

0
546

Sumenep, MaduraExpose.com- Mimpi para pendukung fanatik pasangan A.Busyro Karim – Soengkono Sidik (Abussidik) melanjutkan perjuangan hingga jilid II seperti yang dilakukan pasangan Soekarwo-Syaifullah Yusuf pada Pemlilihan Gubernur (Pilgup) Jawa Timur tampaknya bakal kandas ditengah jalan.

Hal itu terlihat setelah jauh hari sebelumnya, Soengkono  Siddik melalui awak media menyatakan siap maju sebagai calon bupati (Bukan Cawabup lagi) Sumenep pada Desember 2015 mendatang.

Untuk diketahui, kemenangan Abussidik pada pilkada Sumenep 2010 silam tidak terlalu membanggakan karena kemenangan pasangan dua tokoh dari PKB dan PDI Perjuangan itu hanya menang tipis dari rival beratnya, yakni Assifa.

Baca juga: Beda ‘Selera’, Assifa Jilid II Sulit terwujud

Sekedar mengingatkan, pada pelaksanaan Pilkada Sumenep 2010 lalu, pasangan A. Busyro Karim-Soengkono Sidik (Abussidik) berlangsung dua putaran. Pada putaran pertama, kekalahan Assifa sangat tipis hingga berbuntut sengketa di Mahkamah Konstitusi, yang saat itu di nahkodai oleh Mahfud MD.

Berdasarkan hasil  rekapitulasi perolehan suara tingkat Kabupaten yang dilaksanakan komisioner KPU Sumenep, pada hari Senin (21/06/2010) saat itu, , pasangan Abussidik memperoleh 116.677 suara (21,41 persen).

Dibelakangnya, menyusul pasangan Azasi Hasan-Dewi Khalifah (Assifa) dengan jumlah  111.569 suara (20,47 persen).

Ilyasi Siradj-Rasik Rahman mengantongi suara 111.007  (20,37 persen), dan Bambang Mursalin-M. Saleh Abdullah 73.635 suara (13,51 persen).

Berikutnya  pasangan Malik Effendi-Rahmad memperoleh 48.013 suara (8,81 persen), Sugianto-M. Muhsin Amir 42.713 suara (7,84 persen), Samaruddin Toyib-Abdul Kadir 31.353 suara (5,75 persen), dan Kafrawi-Djoko Sungkono 10.074 suara (1.85 persen).

Sementara jumlah surat suara sah sebanyak 545.041  dan tidak sah sebanyak  18.053 suara.

(Ferry Arbania/Redaksi)