Membaca Arah Koalisi PKB Dan PDIP Di Pilkada Sumenep 2024

0
118
Ilustrasi: Hairul Anwar saat memberi sambutan di acara Rapat Kerja DKC Garda Bangsa Sumenep, Minggu (19/4/2020). (matamadura.bahri)

Sumenep (Maduraexpose.com)– Analis politik Hairul Anwar merespon pertanyaan media ini beberapa waktu lalu,terkait adanya kemungkinan kembalinya koalisi permanen yang pernah dilakukan PDI Perjuangan dengan PKB yang sukses mengantarkan Busyro Karim menjadi Bupati Sumenep selama dua priode.

Meski tidak spesifik menyebutkan dua partai besar tersebut, Hairul menganggap kemungkinan koalisi itu sangat mungkin bagi partai politik yang memiliki jumlah kursi parlemen diatas rata-rata.

“Secara tradisional dan kultural semua partai yang punya 6 kursi keatas ada kesempatan untuk mencalonkan kadernya menjadi kepala daerah,”ujar Hairul Anwar beberapa waktu lalu seperti dilansir Maduraexpose.com hari ini, Rabu 21 April 2021.

Sedangkan soal kemungkinan kolisi, lanjut Hairul, dalam pergemuluan politik selalu tidak lepas dari komunikasi kepentingan. Seperti halnya koalisi, sangat bergantung kepada kesetiaan membangun komitmen dan mempertahankan jangan sampai terjadi pengingkaran.

“Koalisi tergantung janji, ketika janji itu ditepati. Ya koalisi lanjut. Ketika janji itu nggak ditepatiya bisa ditinjau ulang,” pungkasnya. (Ferry Arbania)

HotNews:  Jauh Hari Sebelum Pilkada, Hairul Anwar Sudah Prediksi Kerumitan Bupati Sumenep Priode Ini