Megawati ‘Menyalak’ ke Washington: Kecam Agresi AS-Israel, Ingatkan Pesan Bung Karno

Terbit: 4 Maret 2026 | 18:40 WIB

JAKARTA, (MaduraExpose.com) – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, secara terbuka melontarkan kecaman keras terhadap serangan militer yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran. [4/3/2026]. Langkah sepihak tersebut dinilai sebagai pelanggaran berat terhadap kedaulatan negara dan ancaman nyata bagi stabilitas perdamaian dunia.

Dalam perspektif Politik Internasional, Megawati menegaskan bahwa Indonesia berdiri teguh bersama rakyat Iran. Ia mengingatkan kembali prinsip fundamental yang diletakkan oleh Presiden Soekarno, bahwa penggunaan kekuatan bersenjata tidak akan pernah menjadi solusi bagi konflik global. “Kekerasan hanya akan memperpanjang penderitaan dan memperkeruh situasi dunia,” tegas Presiden ke-5 RI tersebut. [04/03/2026].

Diplomasi vs Agresi Militer

Megawati menyerukan agar komunitas internasional kembali pada jalur dialog dan perundingan yang adil sesuai dengan hukum internasional. Penegasan ini bukan sekadar solidaritas kemanusiaan, melainkan sebuah manifestasi komitmen ideologis Indonesia dalam menentang segala bentuk imperialisme modern. Sikap PDI Perjuangan ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah pusat untuk tetap konsisten mengedepankan jalur diplomasi demi terciptanya keadilan internasional di tengah tensi global yang kian memanas.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

BLUNDER FATAL TRUMP! BLOKADE HORMUZ HARGA MINYAK MELEDAK, PEMAKZULAN DI DEPAN MATA?

Terbit: 13 April 2026 | 22:45 WIB ISLAMABAD – Kegagalan perundingan damai di Islamabad antara Amerika Serikat dan Iran telah memicu “kiamat” energi global. Keputusan Presiden Donald Trump untuk mengirim…

PERUNDINGAN GAGAL! Trump Delusi, Abaikan Iran Kini Jadi Kekuatan Global Pilar Keempat

Terbit: 13 April 2026 | 01:30 WIB ISLAMABAD, MADURAEXPOSE.COM – Dunia kini berada di ambang konfrontasi besar setelah perundingan maraton selama 21 jam di Islamabad antara Amerika Serikat dan Iran…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *