,

Megawati ‘Menyalak’ ke Washington: Kecam Agresi AS-Israel, Ingatkan Pesan Bung Karno

oleh -301 Dilihat
Ilustrasi Megawati Soekarnoputri berwibawa menolak serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap kedaulatan Iran.
Ketegasan Diplomatik: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan pernyataan keras mengecam serangan AS-Israel ke Iran, menegaskan posisi Indonesia membela kedaulatan dan perdamaian dunia. (Ilustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI)
Terbit: 4 Maret 2026 | 18:40 WIB

JAKARTA, (MaduraExpose.com) – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, secara terbuka melontarkan kecaman keras terhadap serangan militer yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran. [4/3/2026]. Langkah sepihak tersebut dinilai sebagai pelanggaran berat terhadap kedaulatan negara dan ancaman nyata bagi stabilitas perdamaian dunia.

Dalam perspektif Politik Internasional, Megawati menegaskan bahwa Indonesia berdiri teguh bersama rakyat Iran. Ia mengingatkan kembali prinsip fundamental yang diletakkan oleh Presiden Soekarno, bahwa penggunaan kekuatan bersenjata tidak akan pernah menjadi solusi bagi konflik global. “Kekerasan hanya akan memperpanjang penderitaan dan memperkeruh situasi dunia,” tegas Presiden ke-5 RI tersebut. [04/03/2026].

Diplomasi vs Agresi Militer

Megawati menyerukan agar komunitas internasional kembali pada jalur dialog dan perundingan yang adil sesuai dengan hukum internasional. Penegasan ini bukan sekadar solidaritas kemanusiaan, melainkan sebuah manifestasi komitmen ideologis Indonesia dalam menentang segala bentuk imperialisme modern. Sikap PDI Perjuangan ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah pusat untuk tetap konsisten mengedepankan jalur diplomasi demi terciptanya keadilan internasional di tengah tensi global yang kian memanas.

HotExpose:  Menakar 'Benteng' Piala Dunia 2026: Ujian Manajemen Risiko di Tiga Negara

"Dewan Redaksi" MADURA EXPOSE

Gambar Gravatar
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

No More Posts Available.

No more pages to load.