Scroll untuk baca artikel
AURA WISATA

Mavee Batik, Motif Kupu-Kupu yang Gambarkan Proses Perubahan Kehidupan

Avatar photo
255
×

Mavee Batik, Motif Kupu-Kupu yang Gambarkan Proses Perubahan Kehidupan

Sebarkan artikel ini

Maduraexpose.com– Berawal dari kegagalan usaha buahnya, Lina menemukan apa yang menjadi passionnya, yaitu membatik.

“Membatik ini sebagai proses penemuan kembali jati diri saya, proses saya bermetamorfosis,”kata wanita bernama lengkap Lina Marlina ini. Ia salah satu pengusaha UMKM Batik asli Sleman, dengan merk Mavee. Lina mengakui bahwa proses membatik yang ia tekuni ini telah membuka pikiran dan memberikan pencerahan bagi dirinya.

“Karena dari batik ini, saya dapat keluar dari kegagalan saya di masa lalu,” pengakuan Lina ketika ditemui di rumah sekaligus tempat usaha batiknya, yaitu Mavee Traditional Batik House yang berada di Perumahan Jatimas Permai, Gamping, Kabupaten Sleman, Kamis (21/11/2019)

Usaha batik yang ia buka merupakan langkah awalnya dalam membenahi kehidupannya, setelah ia mengalami kegagalan dalam menjalankan usaha sebelumnya. Tepat pada tahun 2016, ia mulai menekuni proses membatik. Lina menerangkan bahwa ia selalu berusaha tekun agar dapat terus mengasah keterampilan membatiknya.

“Karena membatik itu susah, membutuhkan kesabaran, ketelitian dan konsistensi. Intinya syarat utamanya kita harus bisa mengendalikan emosi,” ujar wanita yang biasa dipanggil Uti Lina ini.

Ada beberapa pola unik yang ditawarkan dari batik hasil produksi Lina ini, di antaranya adalah pola klasik dan parijotho. Namun menurut Lina, yang menjadi andalan dari batiknya adalah batik dengan pola lolosan. Pola ini memiliki filosofi sendiri.

“Jadi pola ini sebagai representasi dari perjalanan hidup saya. Dari kegagalan dulu, kondisi banyak hutang berhasil lolos dari keadaan. Seperti bermetamorfosis, makanya motifnya ada kupu-kupunya,”ujar Lina sambil memperlihatkan bahan batik motif lolosan hasil produksinya.

------------------------