Marak Stone Crusher Ilegal, BLH Sumenep “Cuci Tangan”

0
769

MADURA EXPOSE– Maraknya mesin stone Crusher atau mesin pemecah batu di beberapa tempat di Kabupaten Sumenep, Madura membuat banyak pihak mengaku resah karena ditengarai merusak lingkungan.

“Harusnya pihak BLH dan BPPT tidak tinggal diam ketika banyak pemilik usaha pemecah batu tak berijin. Harus ada tindakan tegas agar tidak meresahkan masyarakat”, terang Tedy aktivis Sumekar Network, Rabu 20 April 2016.

Sementara Farida Hasanah, Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan BLH Sumenep ketika dikonfirmasi dikantornya mengatakan belum ada pengajuan ijin dari pemilik usaha pemecah batu.

“Belum ada ijin lingkungan dari pihak BLH Sumenep”, ujar Farida Hasanah, Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan BLH Sumenep, Rabu 20 April 2016. [asm/fer]