MADURAEXPOSE.COM–Sekitar pukul 21.00 WIB malam ini, sejumlah kiai dan tokoh masyarakat asal Kecamatan Manding menyerahkan barang bukti berupa sejumlah buku bacaan dan atribut lainnya yang mengandung ajaran agama Kristen.

Penyerahan barang bukti tersebut untuk meyakinkan pihak kepolisian, terkait sebelas orang yang telah ditangkap oleh wali murid dan saat ini sudah dilepas oleh pihak kepolisian.

“Kami datang ke Mapolres Sumenep ini untuk menyerahkan seluruh barang bukti paket yang berisi pelajaran Agama Kristen. Kami juga ingin menanyakan langsung kenapa sebelas orang yang diduga menjadi distributornya itu kok dilepas,” ujar Habib Beny, Sekretaris Gerakan Umat Islam Sumenep (Guis) di dampingi Kiai Khoirul Anam di Mapolres Sumenep, Kamis Malam (23/02/2017).

Pihaknya juga menantang Kepala Dinas Pendidikan A.Shadik untuk menempuh jalur hukum, apabila benar-benar tidak tahu menahu atas kisruh penyebaran buku Kristen tersebut.

Pantauan Maduraexpose.com, sejumlah habaib, kiai dan perwakilan tokoh masyarakat baru meninggalkan Mapolres Sumenep sekitar Pukul 23.30 WIB. [Ferry]

google.com, pub-3435894053090429, DIRECT, f08c47fec0942fa0
HotNews:  Kartu Cerdas Siswa:Dua Jempol Untuk Kadis Pendidikan Sumenep