Asep Irama, Ketua FPMK dalam sambutan seminar dan dialog terbuka Raperda migas dan prospek di Madura, Jawa Timur (Foto: Ferry Arbania/Maduraexpose.com)

Sumenep, Maduraexpose.com- Sejumlah aktivis mahasiswa yang tersebar dibeberapa perguruan tinggi Jakarta, hari ini menggelar seminar dan dialog publik Raperda Migas Sumenep dan Prospek Tambang Migas di Madura”, bertempat di Hotel Suramadu, Sabtu 11 Juli 2015.

Para aktivis ini merupakan putra kelahiran Sumenep, Madura yang kebetulan menimba ilmuu di Jakarta untuk seterusnya membuat organisasi kepemudaan yang terhimpun dalam Front Pemuda Madura Kepulauan (FPMK)

“Kami datang jauh-jauah dari Jakarta untuk membuka dialog dengan semua pihak terkait di Madura, terkait Raperda Migas dan prospek migas yang selama ini di eksploitasi dari bumi kami di kepulauan. Sementara kesejahteraan masyarakat setempat masih sangat memperihatinkan”, ujar Asep Irama, Ketua Pelaksana sekaligus Ketua FP-MK di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu.

Dalam seminar dan dialog terbuka yang digagas FPMK ini sengaja mengundang pihak terkait seperti dari DPRD dan perwakilan dari perusahaan Migas, termasuk dari bagian Humas SKK Migas Jawa Timur.

“Cuma saya sangat kecewa, karena Pak Darul, yang nota bene anggota dewan dari kepulauan, telah diundang dan menyatakan siap, tapi tiba-tiba menyatakan gagal datang dengan alasan yang tidak rasional”, pungkasnya.

Hingga berita ini diunggah, acara dialog masih berlangsung alot setelah dari pihak DPRD dan SKK Migas mendapat sorotan dari kalangan mahasiswa dan masyarakat kepulauan, yang selama ini merasa tidak memperoleh kompensasi layak dari seluruh kegiatan eksploitasi migas di kepulauan Sumenep, Madura, jawa Timur.

FERRY ARBANIA

HotNews:  Serda Sutomo Babinsa 0827/01 Silaturahmi Dengan Perangkat Desa Pamolokan