Mafia Pupuk Tiarap, Bupati Fauzi Pastikan Stok Aman Hingga Akhir 2025

Terbit: 28 Januari 2025 | 16:07 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com– Ulah Mafia pupuk bersubsidi di Sumenep sempat hebohkan publik karena diduga kuat adanya kelompok yang menyalurkan pupuk bersubsidi secara ilegal. Skandal ini pernah terungkap di Kabupaten Sumenep pada tahun 2023.

Tak ayal, Pemkab Sumenep kemudian memperketat mekanisme penyalurannya agar didistribusikan kepada petani dengan harga terjangkau demi meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Persoalan pupuk bersubsidi ini menjadi atensi serius Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang sejauh ini dikenal sangat dekat dengan kalangan petani.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petani aman sepanjang tahun 2025.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Fauzi kepada wartawan pada Ahad 26 Januari 2025 lalu, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas disektor pertanian.

“Kami pastikan stok pupuk bersubsidi mencukupi kebutuhan petani hingga akhir 2025. Distribusi pupuk juga akan kami kawal agar tepat sasaran,” demikian Bupati Fauzi kepada wartawan di Sumenep.

Disinggung soal pengawasan ketat yang akan dilakukan pihak Pemkab, suami dari Nia Kurnia ini mengatakan, pentingnya pengawasan terhadap distribusi pupuk bersubsidi sangat penting dilakukan agar tidak terjadi penyelewengan.

“Pengawasan pupuk subsidi akan diperketat untuk mencegah penyelewengan dan memastikan penyaluran sesuai alokasi. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjamin kelancaran pasokan,”imbuhnya menandaskan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupupaten Sumenep menegaskan, ketersediaan pupuk subsidi menjadi hal penting bagi para petani di Kota Keris dalam mendukung produktivitas pertanian.

“Pupuk bersubsidi harus benar-benar sampai ketangan petani yang membutuhkan,untuk menopang produktivitas pertanian, demi menjaga stabilitas perekonomian daerah,” imbuhnya.

Selain memastikan ketersediaan pupuk dan distribusinya tepat sasaran, lanjut Bupati Fauzi, Pemkab Sumenep juga mendorong inovasi sektor pertanian terus meningkatkan hasil panen melimpah dengan kualitas produk terbaiknya.

Bupati Fauzi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, petani, dan pemangku kepentingan lain dalam memperkuat sektor pertanian ini.

“Langkah strategis Pemerintah Daerah ini diharapkan menjadi pondasi bagi keberlanjutan pembangunan sektor pertanian kita di Kabupaten Sumenep,” tutup Achmad Fauzi Wongsojudo. [*]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

HPN 2026: Pers Madura Bukan Sekadar “Tukang Foto”, Tapi Penjaga Waras di Era Digital

Terbit: 11 Februari 2026 | 13:55 WIB EDITORIAL – Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 ini bukan sekadar seremoni potong tumpeng atau bagi-bagi plakat. Bagi kami di Madura Expose, momen…

TAJUK: Menanti Nyali Kejari Sumenep—Ojo’ Mateh Angen, Segera Seret Dalang Korupsi KPU!

Terbit: 10 Februari 2026 | 11:37 WIB MADURA EXPOSE, SUMENEP – Rakyat Sumenep bukan kumpulan orang bodoh yang bisa terus-menerus disuapi janji dan alasan teknis. Di atas tanah ini, kejujuran…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *