LSM Super Soroti Maraknya Kelompok Tani Siluman

0
675

Sumenep, MaduraExpose.com- Ketua LSM Super, Zaini mencurigai banyaknya Kelompok Tani (Poktan) baru hanya untuk kepentingan instan demi mendapatkan bantuan program pemerintah melalui dinas terkait di lingkungan Pemkab Sumenep.

Menurutnya, menjamurnya kelompok tani baru itu diduga hanya untuk ‘membodohi’ kantor dinas tertentu agar bisa lolos dalam proses verifikasi poktan, meski sebenarnya kebanyakan kelompok lama yang ganti baju.

“Hasil penelusuran di beberapa desa di Kecamatan Bluto, Lenteng dan Pragaan, kami menemukan banyak laporan dari anggota kelompok tani, bahwa nama-nama mereka dimasukkan dalam nama kelompok baru untuk kepentingan pengajuan proposal bantuan sapi”, bebera Zaini kepada MaduraExpose.com, Jum’at (31/10/2014).

Terkait indikasi adanya kemungkinan pengurus kelompok baru ‘main mata’ dengan kepala dinas tertentu, Zaini mengaku akan terus melakukan pengawasan. Sejauh ini, keberadaan kelompok tani baru yang dibuat dadakan, ditengarai dirinya, hanya kejar paket memperoleh bantuan pemerintah.

“Dugaan itu sangat kuat, karena banyak kelompok lama masih punya tunggakan penguatan modal ke pemerintah. Otomatis kelompok-kelompok yang punya tunggakan itu tidak akan lolos verifikasi.

Nah, adanya poktan baru yang menjamur itu diduga untuk mengelabuhi pemerintah. Ini khan sangat merugikan keuangan negara”, tandasnya.

Sementara Juhari, Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumenep merespon baik temuan LSM Super tersebut dan pihaknya mengaku siap bekerjasam menuntaskan kasus tersebut secara bersama-sama.
(fer)

HotNews:  Air Laut Berubah Kehitaman Seperti Limbah, 3 Lokasi Mancing Sepi