Lagi! Ketua YLBH Madura Bongkar Sosok M-1 Dipusaran Kasus Direktur PT SMIP

Terbit: 18 Desember 2023 | 23:35 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Pengacara kondang Kurniadi, SH menduga banyak oknum pejabat yang dengan sengaja memanfaatkan uang HS, Direktur PT SMIP dengan cara-cara yang manipulatif.

“Dugaan saya setiap adanya ganti rejim di Kabupaten Sumenep, sosok H.Sugianto patut diduga sebagai sumber pendapatan pribadi bagi oknum pejabat tinggi di Sumenep. Tidak hanya rejim pemerintahan yang sekarang melainkan juga oleh rejim-rejim sebelumnya,” kata Kurniadi, SH Ketua YLBH Madura.

Sosok yang populer dengan julukan Raja Hantu ini ikut mengapresiasi tulisan Fauzi AD Bos Mami Muda Sumenep yang membeberkan sejumlah inisial pejabat Pemkab yang diduga kuat menerima “keuntungan” pribadi dari HS yang kini berstatus tersangka oleh Polda Jatim.

“Ada beberapa hal dari keterangan Fauzi AS di media yang perlu dikoreksi, itu dia soal sejumlah inisial pejabat karena berpotensi menimbulkan pemahaman yang sesat dari pembaca,” sindir Kurniadi,SH. sambil ketawa lepas.

Kurniadi menilai, konstruksi permasalahan yang mengitari HS dengan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Sumenep tersebut tidak sesederhana seperti yang diurai oleh Fauzi AS lewat tulisannya di sejumlah media online.

“Tidak sesederhana yang dikatakan Fauzi AS ya. Saya menduga perilaku pemerasan pejabat terhadap H.Sugianto berlangsung cukup lama, bahkan pada setiap pergantian rejim loh”, ujarnya lagi menambahkan.

Pria yang banyak mengkoleksi pusaka berharga ini menandaskan, kegaduhan pasca ditetapkannya Direktur PT.Sinar Mega Indah Persada (PT.SMIP), H.Sugianto sebagai Tersangka oleh Polda Jawa Timur dalam kasus tukar guling Tanah Kas Desa (TKD) beberapa waktu yang lalu, diperkirakan akan terus bergulir dan bisa menyeret sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Pemkab Sumenep.

“Indikasinya bisa kita lihat dari tulisan Fauzi-As di media yang menyebut sejumlah pejabat inisial M-1, ADP, dan MRML yang digambarkan seolah-olah telah ikut menerima hadiah atau gratifikasi dari HS,” beber Kurniadi di Pesanggrahannya yang baru dibangun di kawasan objek Wisata Aeng Tongtong Sumenep. (tim/med/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *