Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Madura Expose,Sumenep– Dua hari pasca gempa Situbondo yang menyebabkan ratusan rumah warga di Pulau Sapudi Sumenep mengalami kerusakan,bahkan menelan korban jiwa.

Dua hari pasca gempa, ratusan warga di Pulau Sapudi juga mulai merasakan krisis air bersih untuk keperluan minum sehari-hari dan MCK.

Mendapat keluhan adanya krisis air di Pulau Sapudi, Sekda Kab Sumenep Edy Rasiyadi langsung menelpon camat Sapudi ,guna memastikan ketersediaan air bersih terpenuhi.

“Saya sudah telepon Camat Sapudi agar menyediakan tandon air dan armada khusus untuk mendistribusikan air ke lokasi terdampak gempa,” beber Edy Rasyadi, Sekdakab Sumenep dilansir Maduraexpose.com, Sabtu 13 Oktober 2018.

Disinggung apakah ada rencana untuk mengirimkan bantuan air dari Pemkab, mantan Kadis PU Bina Marga ini, pasokan air bersih dari daratan kemungkinannya sangat kecil,karena terbentur dengab terbatasnya sarana transportasi laut.

” Jadi, untuk sementara ini fasilitas penyediaan air bersih langsung disediakan di Pulau Sapudi,”imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Berdasarkan keterangan BMKG, gempa berkekuatan 6,4 SR telah memporak poranda ratusan rumah di Pulau Sapudi dan beberapa rumah di daerah daratan.

Gempa berpusat di 61 km sebelah timur laut Situbondo, Jawa Timur. Titik koordinat pusat gempa yakni 7,42 Lintang Selatan dan 114,47 Bujur Timur.

Gempa berada pada kedalaman 10 km. Gempa terjadi pukul 01.44.57 WIB. Meski Gempa ini tak berpotensi tsunami,namun getarannya dirasakan hingga Madura, Surabaya dan Bali. (fer/mex)

HotNews:  Komsos Babinsa Panagan Perkuat Komunikasi Dengan Warga