KONTRA’SM Desak Kapolres Segera Evaluasi Kasatreskrim Nur Amin

Terbit: 14 Mei 2016 | 23:16 WIB

MADURA EXPOSE—Aktivis Kontra’SM mengutuk sikap arogan yang diduga sengaja ditunjukkan Kasatreskrim Polres Sumenep AKP Moh Nur Amin terhadap sejumlah wartawan yang tengah melakukan peliputan di salah satu kafe hingga berujung kegaduhan di Aulan Sutanto, Mapolres Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jum’at malam kemarin.

“Harusnya Kasatreskrim ikut menjaga hubungan baik antara pihak Polres dengan media yang selama ini dijaga betul dibawah kepemimpinan Kapolres Sumenep, AKBP Rendra Radita Dewayana. Menghalang-halangi peliputan insan pers itu melanggar Undang-Undang,” terang M.Suyono, Fungsionaris KONTRA’SM Sumenep, Madura, Sabtu Malam 14 Mei 2016.

Selain menyayangkan, Suyono juga meminta Kapolres segera mengevaluasi anak buahnya yang terindikasi bertindak diluar batas, apalagi terhadap kalangan awak media.

“Sikap angkuh dan pengusiran yang ditunjukkan seorang Kasat Reskrim baru kemarin malam itu, kalau dibiarkan, akan menjadi musibah besar bagi hubungan baik antara media dengan Polres Sumenep,”timpalnya.

Kasatreskrim Polres Sumenep yang baru sebulan menjabat, pada Jum’at Malam kemarin memimpin operasi ke sejumlah Cafe. Namun giliran wartawan hendak melengkapi data diruang Aula Sutanto, tiba-tiba muncul Kasatreskrim Moh Nur Amin mengusir wartawan sambil membentak-bentak. Setelah itu, anggota Reskrim dengan nada sopan, meminta ijin wartawan akan menutup pintu.

Hampir sejam kemudian, Kasatreskrim Nur Amin mendatangi kerumunan wartawan didepan pintu masuk ruangan Mapolres dan menjelaskan, kalau Kapolres Sumenep mengijinkan wartawan meliput diruangan yang sebelumnya terjadi keributan.

“Monggo, silahkan kalau teman-teman ingin mengambil data”, ujar Kasat Reskrim dengan nada sopan alias tidak garang seperti sebelumnya.

Sayangnya, pindahan Kasatreskrim Polres Pamekasan ini enggan dimitai keterangan terkait operasi terhadap pengujung di dua cafe, yakni Cafe Zurin dan Cafe Ayu.

HotExpose:  BREAKING NEWS: Polda Jatim Konfirmasi 27,8 Kg Kokain 'Bugatti' di Sumenep Positif Narkotika Kelas Dunia

“Silahkan ambil gambarnya dulu Mas. Wawancaranya besok ya,” uar Nur Ami sambil berlalu dari kerumuan wartawan. [DA*/sal/Fer]

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Anomali Regulasi di Tapakerbau: Hegemoni Modal vs Kedaulatan Ekologi

Terbit: 16 April 2026 | 19:20 WIB SUMENEP – Eskalasi konflik agraria di pesisir Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, kini memasuki fase krusial yang menguji integritas penegakan hukum di Jawa…

Jurus Fajar ‘Kepung’ Ekonomi Rakyat

Terbit: 16 April 2026 | 12:00 WIB SUMENEP – Akselerasi ekonomi syariah di Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar secara progresif mendorong inklusi keuangan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *