Komisi II DPRD Sampang Pertanyakan Hasil Kelola Jasa Giro Bank Jatim Rp 1,6 triliun

0
671

MADURAEXPOSE.COM—Anggota Komisi II DPRD Sampang (bidang ekonomi) mempertanyakan hasil dari pengelolaan keuangan daerah yang dikelola melalui jasa giro Bank Jatim setempat.

Pihaknya mengaku menemukan adanya kejanggalan dari perolehan yang ditengarai tidak sebanding dengan besaran dana yang digelontorkan dengan angka yang sangat fantastik, yakni sebesar Rp 1,6 triliun pada pos APBD Sampang tahun 2015 silam.

“Dari anggaran Rp 1,6 triliun yang dikelola melalui jasa giro Bank Jatim, lantas berapa hasil yang didapat Pemkab Sampang. Ini harus jelas, soalnya di tahun 2015 silam, Pemkab hanya kebagian Rp 6 miliiar,” ujar Anggota Komisi I DPRD Sampang, Madura, Jawa Timur Syamsudin, seperti dilansir MaduraExpose.com dari awak media.

Syamsudin mencurigai adanya kejanggalan dalam pembagian hasil dari pengelolaan APBD Sampang melalui jasa giro Bank Jatim cabang setempat. Untuk itu, pihaknya sengaja berkirim surat kepada pihak bank agar memberikan rincian laporan keuangan sejak tahun 2014-2016.

Sayangnya, lanjut Syamsudin, hingga 15 hari surat dilayangkan, pihaknya mengaku belum mendapat tanggapan dari pihak Bank Jatim.

“Kami sudah melayangkan surat permohonan resmi kepihak Bank Jatim. Namun sampai detik ini belum juga ada respon”, tandasnya menyesalkan.
Sementara Pasang, Direktur Bank Jatim Cabang Sampang, Madura dikonfirmasi awak media berdalih belum mengetahui adanya surat resmi dari pihak Komisi II DPRD Sampang tersebut.

“Belum mengetahui Mas, kalau memang ada (nanti) keputusan (diserahkan kepada) bank Jatim pusat,” kilahnya kepada awak media di Sampang, Madura, Jawa Timur.

[Ferry/**]