Kominfo Masih Pantau Virus Mata-mata yang Bisa Bobol WhatsApp

Terbit: 7 November 2019 | 18:05 WIB

Maduraexpose.com–Baru-baru ini, Facebook dan anak perusahaannya, WhatsApp, menggugat produsen spyware asal Israel, NSO Group. Mereka menuding NSO Group menyebarkan spyware bernama Pegasus untuk masuk ke ponsel pengguna via WhatsApp Call.

Lantas, apakah pengguna WhatsApp di Indonesia terdampak spyware tersebut? Menjawab pertanyaan ini, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan, “Sejauh ini monitoring kita belum terlihat itu, tapi tidak bisa saya bilang tidak berdampak, kalau nanti ternyata ada bagaimana kan kita sudah monitoring.”

Lebih lanjut, Johnny mengatakan akan berkoordinasi mengenal hal ini dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Kita melakukan kordinasi, sebentar lagi saya akan mengadakan pertemuan dengan BSSN,” ujarnya setelah pertemuan dengan WhatsApp di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Republik lndonesia, Kamis (7/11).

Soal malware dari NSO Group, malware ini sengaja dilepas dan berhasil meretas 1.400 ponsel dan diam-diam dipantau secara ilegal.

Menurut Bloomberg, kerja dari NSO ini dimulai Antara Januari 2018 dan Mei tahun ini, NSO membuat akun WhatsApp yang digunakannya untuk mengirim kode jahat ke perangkat yang ditargetkan.

(uzone)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *