Kok HBH di Malang: Ada Apa Dengan Golkar Jatim?

0
937
PARA PANITIA HBH GOLKAR JATIM

MADURAEXPOSE.COM,SURABAYA–Partai Golkar Jatim akan gebrak Kota Malang Raya, pasca Ramadhan 1348 H, ada apa sebenarmya di balik Halal bi Halal (HBH) kok diselenggarakan di hotel Savana hari Minggu (16/7) di daerah yang dulu dikenal sebagai kota dingin itu?

Ketua Panitia Ramadhan dan HBH 1348 H, H. Hasan Irsyad mengungkapkan, sebenarnya HBH ini biasa dan rutin diselenggarakan oleh jajaran Pengurus Partai Golkar Jatim setiap tahun di bulan Syawal 1348 H.

“Hanya saja kegiatan silaturahim yang sederhana itu kita buat berkesan dan bernilai strategis, artinya selain membuat sejarah di kota Malang ini, akan dirancang pula prospek Pemenangan Golkar dalam Pilkada Serentak di Jatim pada tahun 2018,” ungkapKetua Satkar Ulama Jatim yang dinobatkan di kota Malang juga ini didampingi H. Meulilla Osman, Ibu Nyai Hajjah Umi Sajam, Rachmad Basuki dan jajaran Pengurus PG Kota Malang.

HBH Golkar Jatim itu akan dimarakkan pula oleh Kesenian Islam Hadrah dari PG Jombang, selain itu akan hadir tokoh tokoh nasional H. Nusron Wahid dan Sekjen PG H. Idrus Marham yang disertai pula Tausyiah dari Mubaligh PCNU Kota Malang.

Dalam menyongsong Pilkada Serentak 2018 di Jatim, Golkar akan berupaya meraih kemenangan sekitar 60-70%. “Target ini merujuk kepemenangan PilkadaSerentak Nasional 2017 yang mencapai sekitar 60%, oleh sebab itu seluruh jajaran Pengurus, Kader dan Simpatisan Golkar di seluruh Indonesia ini berkewajiban kerja keras dan berdoa demi kemenangan Golkar di tahun 2018 dan 2019,” lontar Nusron Wahid, saat di Kantor Partai Golkar Jatim, belum lama ini.

Disebutkan oleh Nusron yang Ketum PP Ansor ini bahwa Golkar punya tagline jitu dalam merealisasi target dan kemenangan dalam Pilkada 2018 nanti, dengan mengusung dan mendukung jago yang prospek kemenangannya gemilang.

“ Ya, itulah tagline-nya, namun selain itu sang jago jelas punya kredibilitas dan mampu menutup segala cost politic-nya, dan bagi Jatim jer basuki mawa bea ini sudah sangat dipahami,” sindir mantan Anggota DPR RI dari fraksi Partai Golkar, yang kini masuk jajaran eksekutifnya Rejim Presiden Joko Widodo.

(mas/fer)