Kodim Sumenep Perkuat Babinsa dengan Giat Binsiap Apwil dan Puanter

Terbit: 27 Februari 2017 | 14:24 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Guna meningkatkan kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Teritorial bagi Babinsa yang merupakan Garda terdepan dalam tugas kewilayahan bagi TNI- AD maka perlu di bekali kemampuan dan ilmu territorial agar mampu melaksanakan tugasnya sesuai dengan situasi dan kondisi wilayah. Untuk itu Kodim 0827/Sumenep melaksanakan Pembinaan dan pembekalan terhadap anggota Babinsa se jajaran, Senin (27/2/2017)
‎
Pasi Ter Kodim 0827/Sumenep Kapten Inf. Suratman sebagai penyelenggara kegiatan Binsiap Apwil dan Puanter, ini merupakan Program kerja bidang Teritorial pada Triwulan I TA. 2017 yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Territorial dalam melaksanakan tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat melalui Binter.

“Tujuannya untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja, sekaligus menjadi landasan dalam menetapkan tujuan bersama yang ingin dicapai, dalam mencapai sasaran bagi terwujudnya Ruang, Alat dan Kondisi Juang serta Kemanunggalan TNI-Rakyat yang tangguh dalam rangka mendukung Pertahanan Negara Aspek Darat, ungkapnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sebanyak 225 anggota Koramil se Jajaran Kodim 0827/ Sumenep dibekali berbagai materi antaranya Sikap Teritorial, 5 Kempuan Teritorial, 3 Metode Binter, Penanggulangan Bencana Alam dan Penanganan Terorisme.‎

“Kegiatan ini juga bertujuan membentuk sikap insan teritorial dengan cara memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung didalam sikap teritorial yang benar dalam pelaksanaan tugas selaku aparat Komando Kewilayahan serta memberikan pemahaman tentang Pengumpulan Data Teritorial, Analisa Kejadian, Penyusunan Rencana Kegiatan Binter, Laporan Kegiatan Binter dan bagaimana cara melakukan penanggulangan bencana serta penanganan Terorisme Sehingga dapat diimplementasikan di lapangan,”imbuhnya menjelaskan.
‎
Kapten Inf. Suratman menambahkan sebagai aparat kewilayahan agar senantiasa bekerjasama mulai dari tingkat desa sehingga dengan adanya kerjasama maka data dan pelaporan yang kita dapatkan akan betul – betul valid.

“Kalau hal itu terealiasi dengan baik, kedepannya akan mempermudah dalam membuat rencana kegiatan, menganalisa suatu kejadian dan mampu mengklasifikasikan wilayah masing-masing.,’pungkasnya kepada Maduraexpose.com. [Purnomo/Ferry Arbania]

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *