
Jauh sebelum penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati oleh KPU Sumenep, PDI Perjuangan sempat menjadi rebutan sejumlah kader parpol lain seperti PKB, PAN yang melamar untuk mendampingi Achmad Fauzi Wongsojudo Cabup Petahana pada Pilkada Sumenep 2024.
PDI Perjuangan dengan jumlah perolehan 11 kursi pada Pileg 2024 sebenarnya lebih dari cukup untuk mengusung Calon Bupati-Wakil Bupati sendiri tanpa koalisi dengan parpol lain seperti yang terjadi saat ini.
Menariknya, detik-detik menjelang pendaftaran paslon ke KPU Sumenep, tiba-tiba semua parpol menyatakan bergabung bersama PDI Perjuangan untuk memenangkan Achmad Fauzi Wongsojudo, kecuali Partai Persatuan Pembangunan.
Diluar dugaan, panggung politik Pilkada mendadak “berguncang” setelah Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo mengabulkan sebagian gugatan perkara nomor 60/PUU-XXII/2024 yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora mengenai Undang-Undang Pilkada untuk mengubah ambang batas untuk syarat pencalonan kepala daerah.
Singkatnya, peluang ini rupanya tidak disia-siakan oleh PPP untuk merekom Ketua DPC PPP Sumenep Ali Fikri sebagai Cabup berpasangan dengan Unais Ali Hisyam, sebagai Cawabup.
Postur koalisi secara kuantitaif jelas terlihat tidak seimbang, dimana paslon Ali Fikri-Unais hanya diusung PPP dan sejumlah parpol non parlemen. Sedangkan Paslon Achmad Fauzi Wongsojudo – Imam Hasyim didukung oleh hampir semua parpol besar yang masuk parlemen.
Jumlah koalisi yang tidak seimbang ini mengancik rasa penasaran banyak kalangan, kenapa PDI Perjuangan yang sudah memiliki 11 kursi masih memerlukan koalisi dengan banyak parpol?
Kegelisahan ini akhirnya terkonfirmasi langsung ke pihak elit parpol bersangkutan, salah satunya kepada MH Said Abdullah Ketua Dewan Pimpinan Daerah- DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
Pihaknya megatakan, PDI Perjuangan tetap membutuhkan parpol lain untuk berkoalisi, meski perolehan suara parpolnya di Kabupaten Sumenep tembus 11 kursi.
”Meskipun perolehan kursi legislatif terbanyak, kami tidak boleh sombong, kami masih butuh parpol lain,” demikian MH Sadi Abdullah kepada wartawan di Sumenep, beberapa waktu lalu.
Disinggung alasan PDI Perjuangan kembali mencalonkan Achmad Fauzi Wongsojudo, Ketua Banggar DPR RI itu menyebut elektabilitas Ketua DPC PDI Perjuaangan Kabupaten Sumenep itu masih tinggi dan masyarakat menginginkan petahana kembali memimpin Sumenep. [*]





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)