Bukan Pelampung Canggih, Balok Gabus Jadi Saksi Bisu Perjuangan 20 Nyawa di Teluk Bone

Terbit: 15 Februari 2026 | 10:25 WIB

BOMBANA, Madura Expose – Di tengah kecanggihan teknologi keselamatan pelayaran, sebuah pemandangan mengharukan sekaligus mengerikan tersaji di perairan Poleang, Kabupaten Bombana. Sebanyak 20 jiwa, termasuk seorang balita, harus bertaruh nyawa di tengah ganasnya ombak Teluk Bone hanya dengan mengandalkan potongan balok-balok gabus.

Tiga Jam di Ambang Maut

Kapal Motor (KM) Cahaya Intan Selebes GT 44 yang mereka tumpangi dilaporkan mengalami kebocoran hebat hingga perlahan menghilang ditelan lautan sekitar pukul 09.00 WITA. Tanpa sempat mengakses peralatan penyelamat yang memadai, 13 penumpang dan 7 awak kapal terpaksa melompat ke air yang dingin dan bergejolak.

Bukan pelampung otomatis atau sekoci canggih yang menjadi penyambung nyawa mereka, melainkan tumpukan balok gabus yang ada di atas kapal. Selama tiga jam penuh ketidakpastian, mereka terombang-ambing, saling berpegangan erat pada gabus-gabus tersebut demi menjaga agar kepala tetap berada di atas permukaan air.

Tangisan Balita di Tengah Badai

Kengerian semakin memuncak karena di antara puluhan orang yang berjuang melawan maut tersebut, terdapat seorang balita yang ikut terendam di luasnya perairan Sulawesi Tenggara. Dalam rekaman amatir yang beredar, tampak perjuangan luar biasa para orang dewasa untuk memastikan sang balita tetap aman di atas dek darurat berupa gabus tersebut.

Akhir Bahagia dari Keajaiban Sederhana

Keajaiban akhirnya tiba ketika sebuah kapal nelayan yang melintas melihat titik-titik putih di kejauhan yang ternyata adalah para korban yang bertahan pada gabus. Seluruh korban berjumlah 20 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sebuah akhir yang membahagiakan dari peristiwa yang nyaris berakhir tragedi.

Kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua, terutama masyarakat pesisir, bahwa di tengah amukan alam, keberanian dan benda sesederhana gabus bisa menjadi garis tipis yang memisahkan antara hidup dan mati.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Presiden Prabowo Tinjau Gudang Bulog Magelang: Stok 7.000 Ton Aman, Kualitas Jadi Harga Mati

Terbit: 20 April 2026 | 13:30 WIB MAGELANG, MaduraExpose.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/04/2026). Langkah strategis…

Ultimatum Manis Menkeu

Terbit: 15 April 2026 | 20:00 WIB JAKARTA – Kebijakan fiskal terkait industri hasil tembakau kembali memasuki babak krusial. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, meluncurkan ultimatum strategis terhadap peredaran rokok…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *