KKP didesak Lapor Polisi, Soal Pengrusakan Taman Kota

Terbit: 13 Juli 2015 | 10:14 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com- Aktivis Sumekar Network mendesak Kepala Kantor Kebersihan dan Pertamanan (KKP) Sumenep untuk segera melaporkan kasus pengrusakan taman kota yang dirusak orang tak dikenal, beberapa waktu lalu di sepanjang jalan Sumenep-Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

“KKP harusnya sudah lapor polilsi terkait pengrusakan puluhan bunga sebagai hiasan kota yang terletak di sepanjang jalan Sumenep-Pamekasan. Tepatnya dikawasan Desa Nambakor, Sumenep”, ujar Ki Demang, fungsionaris Sumekar Network saat berbincang dengan Maduraexpose.com, Senin 12 Juli 2015.

Jika KKP tidak menindak lanjuti kasus pengrusakan terhadap aset Pemkab tersebut, maka jangan salahkan masyarakat jika menaruh kecurigaan terhadap intansi yang berkantor dekat Lapangan Gotong Royong tersebut.

“Banyak rumor berkembang, bahwa puluhan bunga  yang dirusak itu diduga berkaitan dengan orang ‘dalam’ sendiri yang memiliki maksud-maksud tertentu”, imbuhnya.

Agar tidak menimbulkan kegelisahan, sekaligus memberikan efek jera terhadap pelaku, Kidemang, mendesak KKP Sumenep tidak meremehkan masalah tersebut.

“Apalagi pengrusakan itu terjadi sehari setelah adanya penangkapan salah satu pejabat di KKP. Biar tidak terjadi fitnah, biar semua pelaku terungkap adan apa modus dibalik perngrusakan itu, maka mau tidak mau harus dilaporkan ke pihak berwajib”, pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, jika puluhan bunga penghias jalan raya Sumenep-Pamekasan tiba-tiba dirusak orang tak dikenal. Pengrusakan tersebut terjadi setelah sehari, Kabid Kebersihan KKP Sumenep ditahan penyidik Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur.

FERRY ARBANIA

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *