Kisruh Uang Bimtek, ASN Tantang Dewan Buka-Bukaan

Terbit: 11 Mei 2016 | 08:03 WIB

MADURA EXPOSE–Kisruh Uang Bimtek anggota DPRD Sumenep yang dipermasalahka Badrul Aini dari Partai Bulan Bintang (PBB) dan Muhlis dari partai Gerindra bisa menjadi petunjuk awal bagi kalangan aktivis anti korupsi maupun pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep untuk mendalami adanya dugaan korupsi dalam kegiatan para politisi parlemen tersebut.

“Pernyataan saudara Badrul Aini anggota dewan di media yang menduga adanya manipulasi dan pengkondisian sisa anggaran Bimtek ke Jakarta itu menjadi celah untuk membongkar kasus tersebut hingga ke akar-akarnya. Kami dukung anggota dewan buka-bukaan saja kasus itu” terang Muhammad Zainur, aktivis Sumekar Network (ASN) kepada Madura Expose, Selasa 11 Mei 2016.

Ramai diberitakan sebelumnya, adanya pernyataan salah satu peserta Bimtek Jakarta, yakni Badrul Aini, anggota dewan dari PBB Sumenep yang menuding adanya pengkondisian anggaran dengan cara melakukan manipulasi anggaran. Tuduhan anggota asal kepulauan itu mengarah kepada salah satu politisi dari Partai Demokrat yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumenep, M. Hanafi.

Mendengar namanya diseret-seret dalam dugaan manipulasi anggara Bimtek oleh rekan keranya, Hanafi langsung kebakaran jenggot dan mengancam akan melaporkan Badrul Aini pencemaran nama baik.

Wakil Ketua DPRD Sumenep , Madura, Jawa Timur membantah tudingan Badrul Aini anggota Dewan dari Partai Bulan Bintang (PBB) yang menduga pihaknya telah melakukan manipulasi anggaran Bimtek di Jakarta yang digelar sejak tanggal 5 hingga 7 Mei 2016. Bahkan dia akan menuntut Badrul Aini dengan dalih pencemaran nama baik.

“Tudingan Badrul ini sudah merusak nama baik saya dan tidak ada bukti saya telah melakukan pengkondisian. Pelaksana anggaran Bimtek itu urusa sekwan. Kok malah nuduh saya, dari mana dasarya” ujar M Hanafi, Wakil Ketua DPRD Sumenep mementahkan tudingan Badrul Aini sebelumya. [Oni/Fer]

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Anomali Regulasi di Tapakerbau: Hegemoni Modal vs Kedaulatan Ekologi

Terbit: 16 April 2026 | 19:20 WIB SUMENEP – Eskalasi konflik agraria di pesisir Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, kini memasuki fase krusial yang menguji integritas penegakan hukum di Jawa…

Jurus Fajar ‘Kepung’ Ekonomi Rakyat

Terbit: 16 April 2026 | 12:00 WIB SUMENEP – Akselerasi ekonomi syariah di Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar secara progresif mendorong inklusi keuangan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Maraton Hibah Jatim: KPK Gali Keterangan 13 Saksi, Dua Kades Bangkalan Hadir

Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]

Gelap di Kafe Lyco: Spesialis Meteran Listrik Sampang Berakhir di Sel

asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]

Anomali Regulasi di Tapakerbau: Hegemoni Modal vs Kedaulatan Ekologi

Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]

BREAKING NEWS: Polda Jatim Konfirmasi 27,8 Kg Kokain ‘Bugatti’ di Sumenep Positif Narkotika Kelas Dunia

Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]

Strategi Pemkab Sumenep Kepung Rentenir

Kabag Perekonomian SDA Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, saat membuka sosialisasi TPAKD 2026 di Aula TP-PKK untuk memperkuat akses keuangan pedesaan.