Capek Scroll: Baca Berita Penting Aja!!!

 


Hot Expose

Kisruh PKL Jilid 2, Imam Arifin: Disperindag Harusnya Jaga Marwah Bupati dan Wabup

242
×

Kisruh PKL Jilid 2, Imam Arifin: Disperindag Harusnya Jaga Marwah Bupati dan Wabup

Sebarkan artikel ini

MADURAEXPOSE.COM—Kisruh Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) yang tergabung dalam paguyuban PKL Taman Adipura Sumenep terkait pembagian kios di kawasan Bangkal, disayangkan banyak kalangan, karena dianggap sebagai indikasi ketidak mampuan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) dalam yang kembali dijabat oleh Syaiful Bahri.

Pernyataan itu disampaikan oleh Imam Arifin, salah satu aktivis dari Sumekar Network. Menurutnya, sejak awal, pihaknya menilai munculnya gejolak dikalangan PKL karena Disperindag tidak mampu membangun komunikasi yang baik dengan kalangan pedagang yang sudah puluhan tahun membangun paguyuban.


“Dari awal kami melihat, Kepala Disperindag tidak mampu menerjemahkan keinginan atasannya dalam melakukan penataan. Harusnya, Kepala Diseperindag itu mengkomunikasikan dari awal kalau ada kebijakan satu KK satu kios. Kalau ribut lagi seperti sekarang, maka ini sama halnya SKPD itu tidak mampu menjaga marwah Bupati dan Wabupnya,” kecam Imam Arifin, Minggu (29/01/2017).

Imam menjelaskan, ketidak mampuan Kepala Disperindag dalam menata PKL akan berdampak negatif kepada citra pemerintahan Busyro Karim dan Achmad Fauzi.

“Kekacauan PKL ini harusnya tidak terulang lagi, manakala Kepala Dinas nya betul-betul memahami perannya. Kalau ini terus berlarut-larut, bukan tidak mustahil publik akan mencoreng program Nata Kota pemerintahaan saat ini,” pungkasnya.

Sementara Rudi Hartono, Sekretaris PKL menilai kebijakan Kepala Disperindag dalam menerapkan satu KK (Kepala Keluarga) tidak boleh lebih dari satu kios dinilai sepihak dan arogan karena tidak dilakukan sosialisasi sebelumnya.

 


HotNews:  Relokasi PKL Era Wabup Terulang Lagi di Era Bupati Fauzi
---
***