
MADURAEXPOSE.COM– Ketua LSM Gerindo Sumenep, Sarkawi mengaku prihatin dengan pembagian kue iklan maupun advertorial di Humas DPRD Sumenep yang terkesan tidak profesional dan patut diduga adanya diskriminasi terhadap media tertentu.
“Dari informasi yang kami gali, dugaan adanya diskriminasi anggaran publikasi untuk media di Humas DPRD Sumenep memang sangat memperihatinkan dan terkesan tebang pilih, bahkan terindikasi terjadi diskriminasi media tertentu. Borok ini harus dibongkar secara transparan,” ujar Sarkawi, Ketua LSM Gerindo yang juga pernah menjabat wartawan regional Jawa Timur ini, Jum’at [24/3/2017].
Tak hanya masalah pembagian kue iklan dan advertorial yang menjadi sorotan Gerindo, bahkan Sarkawi juga memeprtanyakan anggaran makan dan minum di kehumasan.
“Masalah mamin di kehumasan DPRD Sumenep juga perlu dilakukan transparansi. Jangan sampai ada diskriminasi anggaran,” imbuhnya.
Sarkawi juga mendukung upaya beberapa awak media yang akan meneyret persoalan ini ke Komisi I DPRD Sumenep agar permasalahan di Humas DPRD Sumenep tidak berlarut-larut.
“Nanti akan ketahuan, siapa yang bermain-main dengan anggaran di Humas DPRD Sumenep. Semoga saja tidak terjadi,”pungkasnya.
Sebelumnya persoalan ini juga mendapat sorotan dari aktivis Sumenep lainnya, yang mengaku mendapat keluhan yang sama dari sejumlah awak media.
“Banyak keluhan dari rekan-rekan media online, kalau Humas DPRD Sumenep yang baru ini diduga sengaja menciptakan ketimpangan dalam mengakomodir dana publikasi. Artinya, ada ketimpangan yang justru mengkerdilkan media online. Harusnya, anggaran publikasikan tidak menumpuk pada media cetak.Apalagi oplahnya minim,” ungkap Imam Arifin, Direktur Forum Analisis dan Advokasi Anggaran (FA-3) Sumenep kepada Maduraexpose.com, Selasa (21/3/2017) lalu.
Sementara itu Asyik, salah satu staf di Humas DPRD Sumenep, saat dikonfirmasi dikantornya tidak menampik adanya perbedaan mencolok terkait jatah iklan antara media online dengan cetak, yang belakangan ini mulai dikeluhkan kalangan awak media.
“(Media itu kok sampai Rp 4 Juta?) Karena itu media cetak ,” ujarnya singkat saat ditemui diruang Humas DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa Sore. [Ferry]

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)


![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)