Kisruh Kantong Darah, PMI Beberkan Tunggakan Dinas Kesehatan

Terbit: 18 Oktober 2014 | 20:39 WIB

MaduraExpose.com- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sumenep saling tuding soal tanggung jawab pasien yang membutuhkan kantong darah. Itu terjadi pasca kejadian pasien miskin yang nyaris tewas di RSUD setempat karena tidak mampu menebus 10 kantong darah dengan uang jaminan.

Tak hanya itu, kedua institusi ini malah saling mengungkit kebobrokan masing-masing termasuk masalah tunggakan Dinkes ke PMI yang terus membengkak hingga mencapai Rp 73 juta.

“Ini belum lagi tunggakan bulan Agustus dan Oktober. Setiap kali dilakukan penagihan melalui BPPD, justru Dinkes yang selalu menunda pembayaran”, terang Kurniadi Wijaya, Kepala Unit Transfusi Darah PMI Sumenep, Sabtu (18/10/2014)

Pihaknya berani menantang pihak Dinkes, bahwa PMI sudah bekerja professional. Pria berkacamata ini sangat kecewa terhadap pihak Dinas Kesehatan Sumenep yang menuding PMI tidak pro aktif. Justru, katanya, yang tidak professional adalah Dinkes yang selalu melakukan penundaan pembayaran kantong darah.

(Idi/Fai/Fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *