
Madura Expose– Lambannya pembangunan pasar Anom Baru Sumenep sejak terjadinya kebakaran hebat yang menghangus ratusan kios milik pedagang sekitar dua tahun silam, diduga karena pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab tidak serius dalam upaya menuntaskan pembangunannya. Indikasi itu muncul setelah beberapa waktu lalu pembangunan dihentikan dengan munculnya kisruh tidak sesuai ketentuan dan terpaksa dihentikan.
Belum kering kepedihan pemilik kios pedagang, kisruh pengelola Pasar Anom Baru ini memunclkan banyak masalah yang datang silih berganti. Sejumlah aktivis LSM menengarai adanya oknum tertentu yang sengaja bermain diair keruh. Terbaru, pembangunan pasar tradisional terbesar di Kabupaten penghasil Migas ini dikabarkan terjadi pengalihan pembelian dari PT.Mitra Abadi Jaya ke pihak BPRS Sumenep, Madura Jawa Timur.
Pembelian pasar Anom Baru Sumenep yang belum tuntas pengerjaanya ini menuai banyak kritik dari berbagai kalangan. Kritik itu muncul karena kebijakan yang diambil pemegang otoritas di Bank BPRS tersebut dianggap sarat kejanggalan.
“Pembangunan proyek pasar Anom Baru Sumenep ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2106. Kalau benar BPRS melakukan pembelian stand pasar yang belum selesai dari PT.Mitra Abadi, saya pikir ini akan menimbulkan persoalan baru dikemudian hari dan patut dipertanyakan”, terang Trio salah satu tokoh masyarakat Sumenep kepada Madura Expose.
Sementara Novi Sujatmiko, Direktur BPRS Sumenep kepada awak media mengklaim sudah mendapat restu dari pihak pemegang Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pembelian kaplingan pasar pedagang yang menjadi korban kebakaran itu sebesar Rp 14, 8 Miliar. Menurutnya, pembelian itu sebagai bentuk kerjasama pengelolaan keuangan. Modusnya para pedagang ‘dipaksa’ untuk memberi (menyetor,Red) kepada investor melalui BPRS.
Novi juga berdalih, pembelian kapling oleh pihak BPRS dari tangan investor, sebagai upaya mencegah permainan harga supaya tidak naik turun. “Karena yang membangun bukan investor. Jadi Pembayarannya nanti, baik pedagang terdampak maupun pedagang umum dilakukan melalui rekening investordi BPRS,” terangnya kepada awak media.
Untuk diingat, Pasar Anom Baru Sumenep yang merupakan pasar tradisional terbesar di Kota penghasil migas tersebut mengalami kebakaran hebat untuk kesekian kalinya dan telah mneghanguskan ratusan kios jualan milik para pedagang. Insiden memilukan itu terjadi sekitar pukul 24.oo WIB pada 5 Maret 2014 silam. [tri/fer]

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)