Wakil Bupati Sumenep dari PDI Perjuangan saat memberikan sambutan didepan ratusan siswa yang membolos/Istimewa.

MADURAEXPOSE.COM– Mendapat kecaman dari banyak pihak, sejumlah elit pejabat Pemkab Sumenep yang ditengarai terlibat dalam pagelaran konser musik Inbox SCTV di Lapangan Gor A.Yani Pangligur pada Sabtu 12 Nopember 2016 lalu mulai berdalih sebagai kegiatan mengawali kunjungan Wisata 2018 (Visit Sumenep Year 2018).

Alasan tersebut mendapat cibiran dari banyak pihak, termasuk dari Ketua Imam Arifin, Ketua Gerakan mahasiswa Melawan Korupsi (Geramsi) Sumenep.

“Kami melihat konser yang melibatkan ratusan siswa dan meliburkan mereka pada jam efektif adalah sebentuk pelecehan terhadap dunia pendidikan. Ini sudah salah kaprah, dan kalau memang alasannya untuk mengawali Visit Sumenep Years 2018, harusnya yang menjadi penanggung jawabnya Disnbudparpora, bukan instansi lainnya. Ini sangat mencurigakan. Kami akan usut anggarannya itu dari mana?,” kecam Imam Arifin, Ketua Geramsi Sumenep, Madura, Jawa Timur saat berbincang dengan MaduraExpose.com.

Dilibatkannya ratusan siswa hingga membolos sekolah tersebut disinyalir karena terbitnya Surat Edaran yang ditanda tangani Kepala Dinas Pendidikan Sumenep H.Ach Shadik. Selanjutnya, surat edaran Disdik Sumenep itu dilayangkan kepada Ketua STKIP PGRI, Rektor Unija, dan Kepala SMP/SMA/SMK/MA yang ada di pulau Garam Madura tersebut.

Tak ayal, hal ini juga menadapat kecaman dari Alif Rofiq, Ketua Umum Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC-PMII) setempat. Menurutnya, surat edaran yang mengandung ajakan nonton bareng konser Inbox SCTV tersebut patut disesalkan karena bertepatan dengan hari aktif sekolah.

”SE Disdik Sumenep itu orientasinya nggak jelas. Dasarnya juga apa hingga melibatkan siswa dalam konser Inbox di Gor A.Yani,” ujar Alif Rofiq, Ketua PC PMII Sumenep kepada awak media, baru-baru ini.

Tak hanya itu, Dinas Pendidikan juga dinilai telah melanggar UU. No. 20 Tahun 2003, pasal 3 tentang tujuan pendidikan nasional yang tengah gencar memperjuangkan pendidikan pendidikan anak bangsa.

“Sungguh ironis, Dinas Pendidikan yang menjadi bapaknya para siswa, malah ngajak anak didik membolos untuk nonton konser INBOX”, pungkasnya.

Ratusan Siswa diliburkan demi konser musik di Lap. Gor A.Yani Sumenep/Istimewa.
Ratusan Siswa diliburkan demi konser musik di Lap. Gor A.Yani Sumenep/Istimewa.

Ironisnya lagi, di hari efektif bagi ratusan siswa yang membanjiri lapangan Gor A.Yani tersebut, malah hadir beberapa pejabat penting dalam konser tersebut, termasuk Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Malah dengan bangga, pejabat yang diusung dari partai PDI Perjuangan itu memberikan sambutan.

“Ini merupakan awal bagi kami untuk mengenalkan Seni, Budaya dan Wisata di Sumenep, dari wisata Bahari, wisata Religi, dan wisata kota,” kata Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, saat hadir diacara Live Inbox SCTV, di Gor A Yani, dilansir MaduraExpose.com dari News Madura pada Sabtu12 Nopember 2016.[Arbania]

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM