
Langit Pamekasan dini hari itu begitu pekat, seolah menutupi setiap dosa yang akan terjadi. Udara dingin menyelinap masuk ke kabin truk Ahmad Busro, seorang sopir berusia 45 tahun dari Bojonegoro.
Ditemani deru mesin yang monoton, ia mengemudikan truknya yang penuh dengan muatan tembakau kering. Tidak ada yang aneh. Semua terasa normal, damai, dan sunyi.
Namun, di kegelapan itu, sebuah ancaman bersembunyi.
Tepat pukul 03.00 WIB, saat truknya melewati Jalan Raya Sumenep – Pamekasan, sebuah bayangan muncul dari balik pepohonan. Lalu, satu, dua, tiga, hingga puluhan orang memenuhi jalan, menghadang laju truknya. Jantung Busro mencelos. Ia membanting stir dan menginjak rem, membuat truknya menjerit.
Matanya melotot saat melihat kerumunan massa dengan wajah-wajah penuh amarah. Mereka berteriak, mengumpat, dan menuduhnya membawa “penyakit” bagi tembakau Madura.
Salah satu dari mereka, dengan mata menyala dan suara penuh kebencian, berteriak, “Ini yang bikin rusak tembakau Madura!”
Dalam kepanikan, Busro dan sopir truk lain berusaha melarikan diri, namun sia-sia. Dua ratus orang yang menunggu di depan Gudang Garam Pamekasan, bergabung dengan massa yang mengejar.
Mereka bagaikan badai yang menelan truk-truk itu. Salah satu truk berhasil diamankan polisi, namun truk yang dikemudikan Busro, dengan paksa direbut oleh seorang pria bernama KH.
Ia diseret ke tengah lapangan Lapangan Desa Bulay. Busro hanya bisa terdiam, tubuhnya bergetar hebat. Di hadapannya, jeriken berisi bensin diangkat, dan cairan berbau menyengat disiramkan ke seluruh badan truk. Lalu, korek api dinyalakan.
WUSSHH!
Api menyembur, membubung tinggi, melahap seluruh badan truk beserta muatan tembakau yang berharga. Panasnya terasa sampai ke ubun-ubun, membakar udara, dan menakutkan para warga yang tidak tahu menahu.
Api itu bukan hanya membakar truk, tapi juga harapan dan mata pencaharian. Kerumunan massa itu bersorak gembira, seolah telah memenangkan sebuah pertempuran. Begitu api berkobar, mereka meninggalkan lapangan, seakan-akan tidak ada apa-apa yang terjadi.
Peristiwa ini adalah pengingat yang mengerikan. Sebuah demonstrasi amarah yang merusak dan melukai, bukan hanya satu sopir, tetapi juga tatanan sosial yang damai. Meskipun akhirnya dua tersangka, SY dan KH, berhasil ditangkap dan menghadapi hukuman, tragedi ini harus menjadi cermin bagi kita semua. Kekerasan tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Ia hanya akan menciptakan luka, kerugian, dan trauma yang takkan pernah hilang.
Mari kita jadikan api yang membakar truk itu sebagai api terakhir. Semoga tidak ada lagi dendam, amarah, dan kekerasan yang membutakan di Pamekasan, atau di mana pun. [dbs/gim]

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)