
Sumenep (Maduraexpose.com)— Tahun 2023 baru saja berlalu dengan segala kenangan pahit manisnya kehidupan seseorang.
Seorang Jurnalis Suaramadura.id dalam sebuah kesempatan melakukan investigasi agak ‘ekstrem’ karena berkaitan dengan salah satu oknum pejabat Pemkab di Sumenep.
Oknum pejabat itu diduga sering dirumah (maaf) seorang janda yang saat itu baru bercerai dengan suaminya. Hasil investigasi media itu menemukan petunjuk yang mengarah, jika oknum pejabat dilingkungan PU Bina Marga Sumenep itu kerap diingatkan agar tidak terlalu malam dirumah janda tersebut.
Dalam upaya investigasi, Jurnalis disarankan untuk mengonfirmasi hal tersebut kepada Ketua RT, tempat si janda bermukim. Bukannya menemukan jawabannya yang memuaskan, malah si kuli tinta itu mendapat jawabannya yang terkesan melecehkan profesi wartawan yang tengah menjalanka tugs jurnalistiknya.
“Wah kalau di rumah janda sampai jam tiga saya juga mau,” demikian Ketua RT yang saat itu menjabat Kabid di Kantor Dinas PU Bina Marga Sumenep.
Lantas bagaimana kisah sebenarnya? Berikut redaksi suguhkan berita yang ditulis Suaramadura.id sebagai jejak peristiwa di tahun 2023 kemarin.
Redaksi tidak merubah ataupun mengedit sedikitpun dari berita yang telah tayang dan Redaksi telah diberi ijin media tersebut untuk di reposting di media ini:
Sssttt… Jangan Bocor, Ada Pejabat Sumenep Mau Digerebek Warga

SuaraMadura.id – Seorang Pejabat Sumenep di salah satu organisasi perangkat daerah alias OPD yang sering berada di rumah salah satu warga Jalan Potre Koneng Gang 3 Perumahan Bumi Sumekar Asri, Desa Kolor. Dikabarkan ditangkap basah.
Kabar tersebut disampaikan melalui pesan WhatsApp ke Redaksi. “Ada Pejabat Sumenep yang ditangkap basah oleh warga dengan selingkuhannya di Bumi Sumekar tapi tidak ada sanksi dari Bupati,” ujar narasumber. Selasa (22/02/23).
“Apa karena yang bersangkutan banyak teman dari media (Wartawan, red) makanya tidak ada yang memberitakan sama sekali,” tanya narasumber berinisial KT, yang kemudian diberikan penjelasan jika apa yang dipikirkannya tidaklah benar.
Bahwa, selama sebuah kejadian memang nyata terjadi, dengan sumber dan dokumentasi valid serta dapat dipertanggungjawabkan, maka dipastikan kontrol sosial tetap dijalankan guna mengedukasi masyarakat lewat informasi.
Setelah melakukan percakapan lebih lanjut terkait Pejabat Sumenep yang dikabarkan digerebek warga tersebut. Diputuskan untuk terjun langsung ke lokasi, sesuai info yang KT berikan guna menelusuri kebenarannya.
Suasana lengang terlihat di gang perumahan yang dimaksud narasumber. Maklum, waktu menunjukkan jam sembilan pagi dan sebagian besar warga sekitar merupakan pegawai yang telah meninggalkan rumahnya.
Begitu pun dengan kediaman Ketua RT setempat yang menjadi tujuan pertama terlihat sepi. “Pak RT nya kerja mas,” ujar warga setengah berteriak memberitahukan jika si tuan rumah tidak ada.
Beruntung masih ada satu dua warga termasuk asal sumber suara yang bisa dimintai keterangannya. Obrolan santai akhirnya mengalir seputar kabar penggerebekan Pejabat Sumenep di pemukiman tersebut.
Kalau penggerebekan gak ada mas. Cuma mau, tetapi warga tidak ingin main hakim sendiri dan menyerahkannya ke Pak RT. Karena yang bersangkutan sering ke rumah itu, di sebelah timurnya tanah kosong,” ungkap warga lainnya yang tidak mau disebutkan namanya. Rabu (22/02/23).
Rumah yang dimaksud narasumber, warga Jalan Potre Koneng Gang 3 Perumahan Bumi Sumekar Asri, Desa Kolor, itu. Ditinggali oleh janda, sebut saja namanya Mawar, seorang diri. Sebab baru bercerai sekitar tujuh bulan lalu.
“Sudah kurang lebih dua bulan terakhir yang bersangkutan (Pejabat Sumenep, red) sering datang, seminggu bisa dua tiga kali. Biasanya jam delapan jemput, jam sebelas datang sampai jam tiga baru pulang, Seluruh warga di sini tahu kok, ya kan bu,” bebernya sambil berbicara ke warga lain.
Ia menambahkan, si Pejabat Sumenep yang biasa memarkir mobil dinasnya di sebelah selatan rumah Mawar itu, telah berulang kali ditegur oleh Pak RT. “Ada lima kali ditegur, terakhir tiga hari lalu lewat WhatsApp. Biasanya kalau habis ditegur, beberapa hari gak muncul,” katanya.
“Mungkin lebih jelasnya bisa langsung ke Pak RT mas. Pak Jupri namanya, kerja di Bina Marga. Karena kebetulan kemarin itu pas Pak RT memergoki sendiri sampai tengah malam belum pulang (Pejabat Sumenep, red,) terus di WA,” tukas narasumber.
ementara, Jupri Ketua RT 003/008 Perumahan Bumi Sumekar, Desa Kolor Kecamatan Kota Sumenep yang ternyata juga seorang Pejabat di Bina Marga. Berikan keterangan yang berbeda dari warga, kesan melindungi pun muncul.
Bahkan di awal komunikasi melalui panggilan WhatsApp, Jupri terkesan meremehkan upaya konfirmasi pewarta. “Wah kalau di rumah janda sampai jam tiga saya juga mau,” ledek Kabid Bina Marga Sumenep berbadan tambun itu pada, Rabu (22/02/23).
Berdasarkan permintaan agar Kabid Bina Marga tersebut menyikap serius konfirmasi yang dilakukan. Jupri lalu meminta agar bertemu langsung di kantornya yang terletak di samping timur Mall Pelayanan Publik Sumenep.
Setelah bertemu Jupri, ia menampik bahwasanya ada Pejabat Sumenep yang berada di rumah Mawar, warga RT-nya sampai dini hari. Dirinya juga membantah sudah menegur yang bersangkutan berulang kali melainkan sekali.
“Bukan menegur tapi memberitahu. Karena kemarin itu jam sebelas-an masih bertamu jadi saya WA. Oh iya Pak ini baru sampai sebentar lagi pulang, katanya. Di kita itu ada yang namanya Tatib, tamu di atas jam sepuluh harus pulang,” Jupri beralasan.
Terkait keresahan warganya atas ulah Pejabat Sumenep yang bertamu di rumah Mawar, yang single parent melebihi batas waktu yang wajar, Jupri mengelak. “Keresahan yang bagaimana, gak ada itu,” dalihnya.
“Saya ini kan gak bisa mencampuri urusan orang mau bertanu sampai jam tiga, jam berapa,” tukas Jupri, bertentangan dengan apa yang dikatakan sebelumnya mengenai Tatib atau tata tertib di RT yang diketuainya.
Pernyataan berbeda antara yang disampaikan beberapa warganya dengan Jupri sendiri selaku Ketua RT yang kebetulan juga Pejabat Sumenep, tentunya menimbulkan prasangka menutup-nutupi.
Ada baiknya, jika memang menurut warga Jalan Potre Koneng Gang 3 Perumahan Bumi Sumekar Asri, ulah si Pejabat Sumenep yang berada di rumah Mawar hingga larut sudah meresahkan, hendaknya mengambil sikap.
Konfirmasi terhadap Pejabat Sumenep yang kabarnya ialah Sekretaris salah satu OPD, yang disinyalir memiliki hubungan spesial dengan Mawar dan kerap bertamu di luar batas kewajaran masih akan dilakukan.***



![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)