Khawatir Penyelundupan, Warga Dekat Pelabuhan Kalianget Resah

Terbit: 9 Juli 2015 | 18:00 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com- Sejumlah tokoh masyarakat dekat pelabuhan Kalianget, Sumenep meminta pihak kepolisian setempat, terutama Polres untuk memperketat pengawasan barang yang dikirim dari darat menuju sejumlah kepulauan.

Hal itu disampaikan Sarkawi, warga dekat pelabuhan yang sekaligus Ketua LSM Gerindo pasca penggeledahan beras miskin (raskin)
disebuah perahu yang (saat diperiksa) tidak dilengkapi dengan dokumen lengkap.

“Saya melihat langsung proses penggeledahan raskin dan beberapa unit speda motor diturunkan oleh pihak aparat. Ada empat speda motor yang diturunkan paksa dengan alasan kendaraan tersebut bermasalah”, ujar Sarkawi kepada Maduraexpose.com, Kamis Sore, 9 Juli 2015.

Terkait seruan ini, lanjut Sarkawi, pihaknya mengaku tidak memiliki kepentingan apapun, kecuali menyampaikan apa yang menjadi harapan warga setempat.

“Ada salah satu pemilik speda motor namanya Pak Masuni, speda motornya sudah terlebih dulu diperiksa pihak Polsek Kalianget dan bebas. Tapi beberapa menit kemudian datang petugas dari Polres dan langsung menurunkan speda motor itu karena dianggap bermasalah”, imbuhnya.

Masih versi Sarkawi, belakangan ini pengiriman speda motor dari daratan menuju kepulauan disinyalir kian merajalela. Untuk mentanstisipasi kemungkinan adanya kendaraan bodong dan atau curian, pihaknya bersama masyarakat akan terus melakukan pengawasan.

“Kemarin malam ada sekitar 40 speda motor yang dinaikkan ke atas perahu. Kenapa ini dilakukan pada malam hari. Apakah kelengkapan surat-surat kepemilikan kendaraan itu bisa dipertanggung jawabkan”, sindirnya.

Sarkawi menambahkan, agar tidak terjadi keresahan dikalangan warga, pihaknya berencana akan memberikan laporan tertulis dan hasil rekaman video, tiap kali melihat peristiwa pengangkutan kendaraan bermotor yang dianggap tidak wajar.

“Semua rekaman video akan kami kirim ke pihak Pola Jatim dengan tembusan Mabes Polri, sebagai wujud kepercayaan kami warga Indonesia, terhadap kinerja Polri yang masih menjunjung tinggi keamanan warga”, pungkasnya.

Untuk diketahui, pada tanggal 30 Juni 2015, telah terjadi pemeriksaan beras miskin (raskin) di salah satu perahu yang siap berangkat di pelabuhan Kalianget, Sumenep. Selain raskin, aparat juga menurunkan empat unit speda motor untuk diamankan pihak kepolisian.

(mex/Fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *