Scroll untuk baca artikel
Hot Expose

Ketua STAIN Pamekasan Nyaris Dibunuh Mahasiswa Pengunjuk Rasa

Avatar photo
131
×

Ketua STAIN Pamekasan Nyaris Dibunuh Mahasiswa Pengunjuk Rasa

Sebarkan artikel ini

Pamekasan (MaduraExpose.com) – Aksi unjuk rasa mahasiswa di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) nyaris terjadi pertumpahan darah sesama almamaternya.

Itu terjadi karena mahasiswa pengunjuk rasa merasa tersinggung dengan tindakan Taufiqurrahman, Ketua STAIN Pamekasan yang bernada ejekan. Mahasiswa menantang ketu STAIN untuk duel carok karena versi mahasiswa, Taufigurrahman telah mencemooh pendemo di kampusnya. Mahasiswa yang sudah mulai emosinya tak terkendali itu hendak menghabisi ketua STAIN. Beruntung upaya penyerangan dapat dihalangi petugas.

Meski sudah dihalang-halangi petugas, mahasiswa tak mau menyerah begitu saja. Mereka mengejar Ketua STAIN dengan menerobos pintu belakang. Kericuhan sempat terjadi karena dipintu belakang petugas berhasil menghalau para pendemo yang hendak menyerang Taufiqurrahman.

Ketegangan terus berlanjut, mahasiswa terus meneriaki Ketua STAIN dan menantangnya dengan carok secara berulang-ulang dengan suara lantang yang menambah kegaduhan kampus makin tak terkendali.
“Penyerangan terhadap Ketua STAIN itu karena sikapnya yang sama sekali tidak mencerminkan sosok pimpinan”, ujar Musyfiq kepada wartawan dengan suara bersungut-sungut penuh emosi.

Menyikapi tingkah mahasiswa STAIN Pamekasan yang tergabung dalam Gerakan Peduli Kampus (GPK) Wakil Ketua II STAIN Pamekasan langsung menyanggupi permintaan mahasiswa pengunjuk rasa, yang menginginkan adanya transparansi anggaran kampus yang selama ini diduga kuat penuh dengan penyelewengan.

“Sementara itu, Wakil Ketua II STAIN Pamekasan, Ahmad Muchlis, menyatakan, pihaknya akan memberikan data yang diminta mahasiswa secara terbuka. Tetapi, pihaknya menyayangkan sikap mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi yang dinilai kurang etis.

------------------------